- Admin Setda
- Read Time: 1 min

Purwodadi – Pembangunan tidak berhenti pada tahap perencanaan. Setiap program juga perlu dikendalikan agar pelaksanaannya berjalan sesuai target, kendala yang muncul dapat segera diatasi, dan hasil pembangunan dapat lebih cepat dirasakan masyarakat.
Hal tersebut menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Bupati Grobogan Setyo Hadi di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Kamis (16/7/2026).
Rapat dihadiri Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo, jajaran Komisi C DPRD Kabupaten Grobogan, Sekretaris Daerah Anang Armunanto, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta pejabat terkait.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pengendalian pembangunan merupakan bagian penting untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Karena itu, ia meminta para asisten sekretaris daerah memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah sesuai bidang masing-masing, sementara kepala perangkat daerah diminta terus mengawal pelaksanaan pekerjaan di lingkungan kerjanya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh unsur organisasi, mulai dari sekretaris, kepala bidang, pejabat pelaksana, pejabat pengadaan, hingga bendahara agar setiap tahapan pekerjaan berjalan secara terstruktur dan saling mendukung.
Bupati Setyo Hadi juga mengingatkan agar seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai target fisik dan keuangan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Apabila menemui hambatan di lapangan, perangkat daerah diminta segera melakukan koordinasi sesuai jenjang kewenangan sehingga persoalan dapat segera diselesaikan dan tidak menghambat pelaksanaan program.
"Jangan menunda persoalan hingga berlarut-larut. Segera lakukan koordinasi agar langkah penyelesaiannya bisa segera ditentukan," pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Anang Armunanto memaparkan hasil pengendalian pelaksanaan pembangunan hingga Triwulan II Tahun Anggaran 2026.
Monitoring dilakukan terhadap pelaksanaan program pada seluruh perangkat daerah dengan mencermati perkembangan realisasi fisik dan keuangan, pelaksanaan paket-paket strategis, serta berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaannya.
Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan bahkan telah selesai, sementara sebagian lainnya masih berada pada proses pengadaan maupun persiapan kontrak. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar setiap perangkat daerah dapat segera melakukan langkah percepatan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan dan akuntabilitas pelaksanaannya.
Sekda menjelaskan, pengendalian yang dilakukan secara berkala tidak hanya bertujuan memantau capaian pembangunan, tetapi juga menjadi dasar untuk mengidentifikasi hambatan sejak dini, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menentukan langkah percepatan sesuai tingkat kesiapan masing-masing program.
Melalui forum tersebut, pemerintah daerah juga mengevaluasi perkembangan berbagai paket pekerjaan strategis, terutama pada sektor infrastruktur dan pelayanan publik, sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berpengaruh terhadap pencapaian target pembangunan daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menjaga agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan sesuai rencana, penggunaan anggaran berlangsung secara efektif dan akuntabel, serta hasil-hasil pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya semakin cepat dirasakan oleh masyarakat. (jsa)



