IMG 20210914 WA0016

GROBOGAN – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, S.H, M.M. didampingi Kapolres dan Kajari Grobogan, memantau langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah di Kabupaten Grobogan pada Selasa (14/9). Bupati ingin memastikan agar pelaksanaan PTM tetap mematuhi protokol kesehatan dan meminta kepada semua guru untuk mengawasi muridnya agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kita ingin memastikan agar pelaksanaan PTM ini bisa benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan dari pantauan kami di SMPN 2 Purwodadi dan di SDN Purwodadi sudah diatur dengan baik dan saya meminta kepada bapak ibu guru agar mengawasi muridnya dalam menerapkan protokol kesehatan," jelas Bupati Sri Sumarni usai memantau di SDN 4 Purwodadi.
 
 
 
IMG 20210913 WA0062
Sehari sebelumnya, Bupati Grobogan, Sri Sumarni, S. H., M. M. didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Amin Hidayat, S.Pd, M.M., juga melakukan pemantauan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Formasi Guru di beberapa sekolah, yakni di SMK 1, SMK 2 dan SMA 1 Purwodadi. Formasi PPPK yang dibuka di Kabupaten Grobogan tahun ini sebanyak 1.012, sementara yang mendaftar dan mengikuti tes seleksi sebanyak 2.290 orang. Pelaksanaan tes tersebut dengan tetap melakukan protocol Kesehatan, karena dilaksanakan dalam masa pandemic Covid-19, atau PPKM level 2 di kabupaten tersebut.
 
Bupati Grobogan Sri Sumarni menjelaskan, nantinya sebanyak 2.290 peserta yang akan mengikuti tes P3K akan mengisi formasi sebanyak 1.012, ia pun berharap para peserta supaya tidak percaya pada calo yang menjanjikan bisa lolos seleksi tersebut. Tes dilakukan hingga Kamis mendatang yang dibagi menjadi 2 sesi pagi dan sore. “Jangan sampai dimanfaatkan orang-orang katanya ada yang membantu harus membayar sekian, dan sebagainya saya menginstruksikan dan dari teman-teman termasuk kepala dinas, supaya memberikan masukan ke peserta, jangan sampai terpengaruh kalua ada isu-isu bayar bisa masuk ini sebetulnya nanti lulus. Bukan dibantu siapa-siapa,” jelasnya saat memantau tes di SMAN 1 Purwodadi. 
 
Bupati menegaskan pelaksanaan tes P3K dilakukan dengan mentaati protokol kesehatan. Dimana semua peserta sebelumnya dilakukan tes swab antigen secara gratis. Hal ini supaya pelaksanaan tersebut berjalan lancar dan mencegah penyebaran Covid-19. “Mudah-mudahan sampai lancer nanti dan aman terkendali, saya berterimakasih karena sudah difasilitasi oleh sekolah, ini merupakan ikut nyengkuyung pelaksanaan seleksi ini, semoga lancer sampai selesai,” harapnya.
 
(Kontributor : Gn, Lthf, An)