rakorLKPJ Purwodadi – Bertempat di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Bupati Grobogan yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan DR. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si membuka rakor penyusunan laporan keuangan SKPD dan LKPD tahun anggaran 2019 pada Senin (27/1).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan disampaikan bahwa penyusunan laporan keuangan SKPD maupun LKPD tahun anggaran 2019 sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD selama Tahun Anggaran 2019.

“Tahun ini kita akan menyusun laporan keuangan untuk yang ke lima belas kalinya tepatnya sejak terbit peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2005 tentang standar akutansi pemerintahan. Saya minta agar tim yang telah dibentuk benar-benar dapat melaksanakan tugasnya dan menepati schedule yang telah ditentukan sehingga batas akhir penyampaian ke BPK tanggal 11 Maret nanti tidak terlewati,” kata Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menambahkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Pemkab Grobogan sudah yang keempat kalinya, untuk itu Sekda mengajak kepada semua OPD untuk mempertahankan yang kelima kalinya pada audit tahun ini.

Sekda menyerahkan penghargaan pendonor terbanyakPurwodadi – Perolehan pengalangan dana atau lebi akrab disebut dengan Bulan Dana PMI Kabupaten Grobogan tahun 2019 mengalami peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan peroleh tahun 2018 yakni dengan prosentase kenaikan sebesar 8,7 %. Atau dari Rp. 695.327.626,- di tahun 2018 menjadi Rp. 755.875.558,- di tahun 2019. Jumlah ini sesuai Laporan Ketua 1 Bulan Dana PMI Tahun 2019 Bapak Wisnu pada acara Muskerkab PMI Kabupaten Grobogan awal tahun 2020 ini. Bahkan untuk tahun 2019 mengalami pencapaian melebihi target awal yakni  sebesar 0,4 %.

Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Mohamad Sumarsono yang juga Ketua PMI Kabupaten Grobogan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian ini mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran masyarakat Grobogan dalam kegiatan social kemanusiaan.

“Pencapaian yang melebihi target ini  mengindikasikan bahwa, dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat Grobogan dalam memberikan sumbangan melalui kegiatan Bulan Dana PMI. Ini nantinya dapat disalurkan guna meringankan beban bagi saudara kita  yang terdampak bencana”, tegasnya.

Sekda menambahkan bahwa bencana alam di Kabupaten Grobogan dari tahun ke tahun berdatangan silih berganti antara lain ada banjir, tanah longsor,angin puting beliung, kebakaran dan yang baru saja dialami adalah musim kemarau yang berkepanjangan dimana bagi masyarakat yang terdampak, sangat kekurangan dan membutuhkan air bersih.

Di musim kemarau Tahun 2019 lalu, khususnya PMI Kabupaten Grobogan yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat telah memberikan bantuan air bersih sebanyak 204 tangki dengan kapasitas 5000 dan 6000 liter yang dibantu oleh truk tangki pinjaman dari PMI Pusat melalui PMI Provinsi Jawa Tengah.

segopagerGodong – Grobogan merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan berbagai macam hasil pertaniannya. Ikon baru yang sedang hit dan mulai digandrungi masyarakat akhir-akhir ini adalah sego pager. Tampilan dari kuliner ini hampir mirip dengan sego pecel atau nasi gudangan yakni berisikan nasi berlauk daun ketela, daun pepaya atau sejenisnya yang telah dimasak. Yang bikin beda adalah nasi ini dilengkapi dengan tambahan hidangan uyah goreng, yakni parutan kelapa yang ditambahkan garam kemudian disangrai kering. Harga sego pager sendiri juga sangat terjangkau hanya berkisar Rp 2.500 hingga Rp 4.000 saja. Tambahan sayuran yang dipakai biasanya tauge, biji atau buah lamtoro, dan juga daun lamtoro.

Didampingi Bupati Grobogan, Gubernur Jawa Tengah berkesempatan merasakan nikmatnya hidangan sego pager ini. Tepatnya beberapa hari yang lalu pada perayaan Festival di  desa Bugel. Gubernur mengajak kepada siapa saja yang telah menikmati hidangan sego pager untuk mau berbagi melalui konten video serta  berharap nasi pager ini bisa jadi salah satu ikon kuliner nusantara.

“Ceritakan bagaimana rasa nasi pager, apa saja isinya dan cara memasaknya bagaimana Saya berharap nasi pager ini bisa jadi salah satu ikon kuliner nusantara. Kedepan kemasannya bias lebih modern lagi yang pada nantinya juga dapat menaikan pendapatan penjual nasi pager. Siapapun yang terlibat di sini, tolong ceritakan dengan video satu menit saja”  himbaunya.

Dikesempatan yang sama sebelumnya Bupati didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Grobogan memberangkatkan peserta jalan sehat sebagai salah satu rangkaian perayaan Festival Sego Pager di desa Bugel Kecamatan Godong ini.

(Kontributor : ANS/4zi5)