WhatsApp Image 2020 03 13 at 114206Purwodadi – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, SH. MM membuka Pasar Rakyat Grobogan Tahun 2020 di Alun-alun Purwodadi, Jumat (13/3). Dalam sambutannya Bupati menjelaskan pasar rakyat merupakan ajang untuk mempromosikan dan memamerkan produk unggulan dari industri kecil maupun menengah yang ada di Kabupaten Grobogan.

“Kegiatan ini merupakan ajang promosi ekonomi dan industri serta dari sektor lain. Sehingga kita harapkan dapat memberikan daya tarik investor atau pemilik modal sehingga dapat mengembangkan usahanya di kabupaten Grobogan serta bisa meningkatkan pendapatan bagi para pelaku usaha,” jelas Bupati.

Pasar rakyat yang digelar mulai tanggal 13 hingga 18 Maret tersebut menampilkan 194 stand yang diperuntukkan bagi OPD, IKM maupun UKM, Perbankan, Lembaga Pendidikan, Asiosiasi Pedagang Kaki Lima / APKLI. Menurut panitia pelaksana Karsono sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah untuk memperlihatkan eksistensi dan potensi kemampuan pemkab serta kalangan UKM di era otonomi daerah dalam menghadapi persaingan global.

(Kontributor : ANS/4z15)

kht01Purwodadi - Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Dr. Ir. Moh. Sumarsono M.Si membuka acara sosialisasi kesehatan anak dan khitanan masal di pendopo Kabupaten Grobogan , Rabu (11/3). Dalam sambutannya Sekda menegaskan masalah kesehatan anak merupakan prioritas dalam perencanaan maupun program pembangunan bangsa. Hal tersebut dikarenakan anak belum bisa mandiri dan masih membutuhkan bantuan orang tua.

“Kegiatan ini masih dalam serangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan yang ke 294. Dan pagi ini kita melaksanakan sosialisasi kesehatan anak sekaligus khitanan masal yang pada muaranya untuk kesehatan anak itu sendiri. Karena kesehatan itu lebih utama dan lebih penting termasuk dalam pelayanan kesehatan anak, tentunya juga mempunyai posisi yang lebih tinggi dari orang dewasa karena anak belum bisa mandiri yang tentunya membutuhkan bantuan dari orang tua. Maka dai itu pemeliharaan kesehatan anak sangat dibutuhkan. Selain untuk pencegahan dari berbagai penyakit, tentunya juga untuk pembiasaan agar anak selalu hidup sehat, “ tandasnya.

Sekda menambahkan salah satu upaya kesehatan yang dilakukan pemerintah yakni dengan memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit dan pemulihan kesehatan.

kht02Sementara itu dari laporan penyelenggara khitanan masal, dr. Suwindi menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung program pemeirntah dalam mewujudkan kegiatan gerakan masyarakat hidup sehat dan memberikan kesadaran, kemauan serta kemampuan berperilaku sehat.

Adapun jumlah anak yang mengikuti kegiatan khitanan masal sebanyak 125 orang dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Grobogan.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Asisten II Sekda Grobogan, Perwakilan Dinas Kesehatan Purwodadi, Baznas Purwodadi, PPNI serta Plt. Kabag Kesra Setda Grobogan.

(Kontributor: ANS/4z15)

Grobogan – Bertempat di alun-alun Purwodadi, Upacara peringatan Hari Jadi ke 294 Kabupaten Grobogan yang jatuh tanggal 4 Maret berlangsung khidmat. Bupati Grobogan bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa selama dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Grobogan, jajaran pemerintah Kabupaten Grobogan bekerja keras untuk senantiasa mewujudkan masyarakat yang sejahtera secara utuh dan menyeluruh.

“Banyak prestasi yang telah kita capai belakangan ini. Pembangunan infrastruktur dan sarana layanan publik terus kita tingkatkan. Ini semua adalah upaya pelerintah kabupaten untuk mewujudkan masyarakat Grobogan yang adil, sejahtera secara utuh dan menyeluruh,” kata Bupati.

Bupati menambhakan bahwa di empat tahun ini, pembangunan di Kabupaten Grobogan terus bergerak kearah yang lebih baik.

“Pertumnbuhan ekonomi kabupaten Grobogan terus tumbuh kearah positif yakni di tahun 2019 sebesar 5,37 persen. Penurunan angka kemiskinan dengan prosentase angka kemiskinan mencapai 11,77 persen. Grobogan mendapat predikat penyangga pangan Jawa Tengah dan Nasional di tahun 2018 berkat meningkatnya produksi padi jagung dan kedelai atau lebih dikenal dengan Pajale, dimana  produksi padi sebesar840.851 ton, jagung 779.025 ton dan kedelai sebesar 45.000 ton.Peningkatan juga terjadi di pencapaian pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Dimana prosentase jalan baik dengan angka 76 persen,” imbuh Bupati.

Selain upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan, prosesi sacral yang dilaksanakan diantaranya adalah Kirab Grobog sebagai symbol perpindahan ibukota pemerintahan yang semula berada di Kelurahan Grobogan kecamatan Grobogan berpindah ke Kelurahan Purwodadi yang dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2020.

Rombongan dipimpin Bupati Grobogan membawa arak-arakan grobog berisi pusaka serta gunungan hasil bumi.

Sesampainya di Alun-alun Purwodadi, gunungan hasil bumi dibacakan doa oleh para ulama dan sespuh yang kemudian dibagikan dengan cara diperebutkan oleh masyarakat.

{Kontributor Az15}