×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Bupati Grobogan Ajak Ribuan Guru Jalan Sehat: Kekompakan Demi Pendidikan Berkualitas

IMG 20231117 WA0014Purwodadi – “Jalan - jalan bareng keluarga, tidak lupa beli markisa. Mari kita berolahraga, agar badan sehat sentosa. Beli pisang satu tandan, ambil sebiji lalu dikupas. Mari kita jaga kekompakan, demi pendidikan yang berkualitas”.

Pantun tersebut disampaikan Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. pada acara Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-78 yang diselenggarakan di sekitaran Alun-Alun Purwodadi, Jumat (17/11/2023).
Sekitar 10.000 peserta dari jajaran guru dan insan dunia pendidikan di Kabupaten Grobogan turut meramaikan acara jalan sehat ini. Acara yang diadakan sebagai wujud sinergi dan kekompakan ini menegaskan semangat bersama Insan Pendidikan Kabupaten Grobogan dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Bupati Sri Sumarni, mengucapkan terima kasih atas dukungan serta kerjasama dari semua pihak yang telah memungkinkan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Grobogan. 
Ia memaparkan progres pembangunan jalan kabupaten, yang dari kondisi baik atau mantap pada tahun 2016 mencapai 46%, dan pada tahun 2022 telah meningkat menjadi 85%. Pihaknya berharap sisanya diharapkan dapat segera diselesaikan, dengan target mencapai 90% hingga akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Bupati Sri Sumarni juga menginformasikan bahwa bantuan dari pemerintah pusat terus mengalir, termasuk dalam proses pembangunan pelebaran jalan Purwodadi ke arah Semarang, Solo, dan Blora. Selain itu, gedung SD dan SMP sedang dalam tahap pembenahan bertahap, dengan rencana anggaran revitalisasi 42 sekolah kategori rusak berat pada tahun 2023.
Meski telah mencapai banyak kemajuan, Bupati Sri Sumarni mengakui masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang harus diselesaikan dan memohon dukungan serta kerjasama dari semua pihak. 
Dirinya juga mengingatkan, mendekati tahun politik, ia mengajak seluruh guru, karyawan, dan keluarga menjadi contoh masyarakat dengan menggunakan hak pilih pada Pemilu Serentak 2024 dan Pilkada pada tanggal 14 Februari 2024 dan 27 November 2024.  Ia menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada tetangga dan masyarakat sekitar untuk menggunakan hak pilihnya, menjaga persatuan, dan tidak saling menjelekkan.
“Boleh berbeda pilihan, namun saya menghimbau tetap menjaga persatuan, kesatuan, tidak saling menjelekan, dan mencari kesalahan satu sama lain”, terangnya.
(Protkompim— JSA)