×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Bupati Grobogan Raih Swasti Saba Padapa 2023: Kabupaten Sehat Menuju Kesejahteraan

IMG 20231129 WA0010Jakarta – Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. meraih penghargaan Swasti Saba Padapa atau Kabupaten Sehat tahun 2023. Anugerah Swasti Saba merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah untuk para pemimpin daerah yang mampu menciptakan kabupaten dan kota yang bersih dan sehat.

Adapun kriteria Kabupaten Sehat terdiri dari Swasti Saba Wistara (Pengembangan) sebagai peringkat tertinggi, Swasti Saba Wiwerda (Pembinaan) pada peringkat kedua, dan Swasti Saba Padapa (Pemantapan) pada peringkat ketiga.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M.  dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan STBM Award Tahun 2023. Acara yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (28/11/2023) ini juga digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59 tahun 2023.
Bupati Sri Sumarni menyampaikan kegembirannya atas anugerah Swasti Saba ini. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi dan semangat baru bagi Kabupaten Grobogan untuk menjadi lebih baik lagi dalam menyejahterakan warga Kabupaten Grobogan melalui layanan kesehatan yang optimal”, terangnya.
Bupati Sri Sumarni juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Grobogan yang berkomitmen untuk meningkatkan pola hidup sehat dan bersih. "Pencapaian ini juga berkat dukungan seluruh masyarakat, namun masih banyak hal yang harus dibenahi karena itu saya mengajak untuk terus menjaga dan meningkatkan pola hidup sehat dan bersih".
Penghargaan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam pemenuhan sembilan tatanan indikator pelaksanaan Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Diantaranya adalah tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan satuan pendidikan, tatanan pasar, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial, serta tatanan pencegahan dan penanganan bencana.
Dr. Maxi Rein Rondonawu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Dirjen P2PM), menyampaikan bahwa pemberian penghargaan Swasti Saba dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan agenda rutin Kemenkes sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen dan implementasi aksi dari Provinsi dan Kabupaten/Kota dan masyarakat yang terus meningkatkan mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat secara holistik dan berkelanjutan.
Sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Suhajar Diantoro yang mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penghargaan Swasti Saba merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang sudah berdedikasi dalam menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor /Menkes/PB/VIII/2005.
"Penyelenggaraan kabupaten/kota sehat merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antar sektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," kata sekjen Suhajar.
(Protkompim— JSA)