Sekda Grobogan Tegaskan Pentingnya Uji Kompetensi PBJP untuk Efisiensi Pengelolaan APBN/APBD 2024

WhatsApp Image 2024 06 05 at 14.04.26Purwodadi – Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, menekankan pentingnya pelaksanaan uji kompetensi bagi calon peserta uji kompetensi level 1 pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJP). Pernyataan ini disampaikan dalam acara persiapan calon peserta uji kompetensi tahap II tahun 2024 yang diadakan oleh Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda di Gedung Riptaloka, Rabu (5/6/2024).

Sekda menyoroti rendahnya jumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang memiliki sertifikat kompetensi, yang dinilai dapat menghambat proses pengadaan barang/jasa pemerintah serta pengelolaan anggaran baik APBN maupun APBD di tahun 2024. "Rendahnya pemenuhan PPK bersertifikat kompetensi berpotensi menghambat proses pengadaan barang/jasa pemerintah serta pengelolaan APBN/APBD Tahun 2024," ujar Sekda.

WhatsApp Image 2024 06 05 at 14.04.44Dijelaskan lebih lanjut, keterlambatan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak hanya menghambat kinerja pemerintahan tetapi juga berdampak luas pada pelayanan publik dan pembangunan daerah. Dengan demikian, peningkatan jumlah PPK bersertifikat kompetensi diharapkan dapat memastikan proses pengadaan barang/jasa berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sekda Anang juga menekankan bahwa uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Kompetensi yang memadai akan memastikan bahwa setiap tahapan dalam pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu, sehingga anggaran dapat terserap secara optimal.

Ia mengajak seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berharap mereka dapat mengikuti uji kompetensi dengan serius serta memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan. Dengan sertifikasi ini, PPK diharapkan mampu melaksanakan tugasnya dengan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Acara ini dihadiri oleh berbagai calon peserta dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Uji kompetensi ini merupakan tahap kedua dari rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas aparatur dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Sekda Anang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur di bidang pengadaan barang/jasa. Pelaksanaan uji kompetensi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa proses pengadaan barang/jasa dapat berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan meningkatnya jumlah PPK bersertifikat kompetensi, diharapkan pengelolaan APBN/APBD Tahun 2024 dapat dilaksanakan secara optimal dan transparan.

(Protkompim— JSA)

Admin Setda