×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Sinergi SDGs Desa: Workshop Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Pendamping Grobogan

PRT 5614Yogyakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. membuka secara resmi Workshop Sinergi dan Penguatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional dalam Mewujudkan Pencapaian SDGs (Sustainable Development Goal) Desa Tahun 2023, Jumat (17/11/2023). 

Acara yang berlangsung di Ballroom Crystal Lotus Hotel Yogyakarta ini dihadiri oleh 145 peserta, terdiri atas 44 Pendamping Desa, 60 pendamping lokal desa, 4 tenaga ahli kabupaten, 18 kepala perangkat daerah, dan 19 camat se-Kabupaten Grobogan.
PRT 5621Workshop ini diiniasi untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme Tenaga Pendamping, khususnya Tenaga Pendamping Desa (PD), Tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD), dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten dalam mendukung desa-desa mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). 
Sekda Anang Armunanto dalam sambutannya menekankan peran krusial Tenaga Pendamping dalam mendukung visi pembangunan daerah. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan Grobogan yang lebih sejahtera, berdaya saing, beriman, dan berbudaya.
Dirinya mengingatkan pentingnya peran aktif Tenaga Pendamping Desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa. 
"Sebagai mitra desa, Pendamping Desa harus senantiasa mengingatkan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa agar sesuai dengan perencanaan pembangunan desa. Manakala tidak sesuai, maka kewajiban Pendamping Desa untuk mengingatkan”, terangnya.
PRT 5635Lebih lanjut, Sekda Anang menyoroti adaptasi Tenaga Pendamping terhadap dinamika perubahan di tingkat desa. Dalam konteks ini, ia memaparkan peran vital Tenaga Pendamping Profesional di tingkat bawah yang lebih memahami kondisi dan potensi desa secara beragam.
"Tenaga Pendamping Profesional di tingkat bawah lebih memahami kondisi dan potensi desa yang berbeda-beda. Oleh karena itu, saya berharap agar mereka terus beradaptasi dengan dinamika perubahan yang ada," ujar Sekda.
Pada kesempatan itu, Sekda Anang juga meminta agar pendamping lokal desa mampu memberikan masukan dan pengertian kepada kepala desa serta perangkat desa terkait pertanggungjawaban anggaran desa sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dengan digelarnya workshop ini, diharapkan para Tenaga Pendamping dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat diimplementasikan dalam mendukung pencapaian SDGs Desa di Kabupaten Grobogan. 
Workshop ini juga menjadi momentum bagi para Tenaga Pendamping Desa untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan guna memperkuat peran mereka dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan sesuai dengan visi SDGs.
 
(Protkompim: Azis, JSA)