Uncategorised
IMG 20210728 125026 950GROBOGAN - Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujianto memberikan bantuan sembako kepada 1000 pelaku seni di Kabupaten Grobogan. Penampilan pentas seni menjadi hal yang paling dirindukan dalam masa pandemi Covid-19.
 
  Ia mengatakan merasa rindu dengan penampilan para pekerja seni saat manggung atau pentas di acara di berbagai event. Namun karena situasi pandemi covid 19 hal ini tidak bisa dilakukan untuk mencegah kerumunan dan mencegah penyebaran virus Corona. Terlebih Kabupaten Grobogan masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
 
" Sebenarnya saya juga kangen pekerja seni manggung. Saya juga kangen dengan lagu perahu layar," ujarnya, Rabu (28/7).
 
  Menurutnya,bantuan tersebut sebagai wujud perhatian dari pemerintah Kabupaten (Pemkab). Namun karena Anggaran Kabupaten Grobogan sangat terbatas sehingga Pemkab bekerjasama dengan Bank Jateng Cabang Purwodadi dan BPR BKK Purwodadi untuk memberikan bantuan kepada pekerja seni. 
 
  Para seniman selama ini mereka sangat terdampak pandemi covid-19 karena mereka tidak dapat manggung, atau pentas Sehingga kebutuhan sehari-hari yang mengandalkan sebagai pekerja seni tidak tercukupi.
 
" Mereka pelaku seni tidak bisa manggung atau pentas sehingga mereka sendiri sehari dulunya dicoba dengan bekerja sebagai pekerja seni sekarang pendapatannya tidak ada Oleh karena itu sebagai wujud kepedulian BKK dan Bank Jateng memberi bantuan untuk sedikit meringankan, dan perhatian," tambahnya.
 
  Pihaknya menjelaskan, selama ini Forkapi juga turut membantu pemerintah dalam mensosialisasikan protokol kesehatan. Mereka memberikan _support_ kepada petugas dengan memberikan relawan-relawan untuk ikut bekerja.
 
"Semua capek, mau tidak mau, Suka tidak suka. Kita masih di level 3 kita harus memberikan imbauan untuk protokol kesehatan," jelasnya.
Ketua Forkapi Grobogan Hardono mengatakan, pandemi sangat berdampak pada pelaku seni, bahkan tidak sedikit para pelaku seni yang menjual peralatan seninya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Oleh itu pihaknya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar pekerja seni dapat pentas kembali di hajatan-hajatan warga maupun di Event-event lain.
 
  Pihaknya mengaku, siap menjalankan proses ketat jika diizinkan manggung. Sebab Ia mengaku memiliki Satgas Mandiri yang dari Kecamatan hingga level desa.
 
" Yang saya harapkan kami bisa manggung dengan proses ketat, kami siap protokol ketat, kami siap Satgas Mandiri dari Forkapi. Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli kepada kami dengan bantuan sembako,"  harapnya.
 
Kontributor : ans/ori_lj
Written by Admin Setda