IMG 20210923 WA0003GROBOGAN - Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyano mengatakan, terbukanya sektor investasi, banyak investor asing menanamkan modal di Kabupaten Grobogan, hal ini membuka kemungkinan banyaknya orang asing, maupun tenaga kerja asing (TKA) yang masuk di kabupaten tersebut. Oleh itu pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap orang asing. Menurutnya jumlah tenaga asing TKA, dari data yang dimilikinya, yakni,  (HRD) yang mempekerjakan TKA di Kabupaten Grobogan sebanyak 69 orang. Sementara keluarga TKA yang tinggal di Kabupaten Grobogan sebanyak 3 orang. Namun untuk keberadaan TKA yang tinggal  di wilayah Kabupaten Grobogan karena kunjungan keluarga, kunjungan wisata, dan lain sebagainya sulit terdata. Jika tidak ada laporan dari masyarakat, atau dari pihak hotel, maupun warga asing yang menginap itu sendiri. “Paling tidak masyarakat tahu warga negara asing tinggal di lingkungannya. Bisa mendeteksi dini dengan mencari informasi dari negara asalnya, kedatanganya, dalam rangka apa, jumlah berapa. Serta diamati perilakunya, yang selanjutnya informasi tersebut disampaikan ke RT RW,Babinsa Bhabinkamtibmas, dan seterusnya sehingga yang bersangkutan bisa didata,”ujarnya, saat membuka Acara Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemantauan Orang Asing di Kabupaten Grobogan, bertempat di Gedung Riptaloka, hadir Kepala OPD terkait, Petugas Kelas Imigrasi Kelas I Semarang, perwakilan Polres dan Kodim Grobogan. Kamis (23/9). Menurutnya dalam menjaga keamanan lingkungan terhadap orang asing, di wilayah Kabupaten Grobogan dibutuhkan peran serta masyarakat, dan kerjasama dengan instansi terkait. “Peran serta masyarakat merupakan garda terdepan terhadap pengawasan orang asing, di samping telah dibentuknya TIM POA (tim pemantauan orang asing) yang melibatkan beberapa instansi daerah,” jelasnya. (ori).