WhatsApp Image 2021 09 27 at 20.33.36GROBOGAN - Bupati Grobogan, Sri Sumarni, S.H., M.M., didampingi oleh Wakil Bupati Grobogan, dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes, melaksanakan gerakan pengendalian hama tikus atau dikenal dengan sebutan “gropyokan tikus” pada Senin (27/9) di area persawahan Desa Winong, Kecamatan Penawangan. Gerakan massal ini dilakukan sebagai upaya pengendalian hama tikus pada tanaman padi masa tanam 1 (MT1).

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan, Sri Sumarni, S.H., M.M., mengatakan bahwa Kabupaten Grobogan memegang peran penting dalam persediaan pangan nasional. Kegiatan “gropyokan” tikus ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk mengendalikan populasi hama tikus yang terus meningkat. Program ini merupakan bagian dari Program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai.

Bupati Grobogan meminta para petani secara intensif melakukan gerakan “gropyokan” tikus agar hama pengerat ini dapat dikendalikan. Pelaksanaan gerakan massal ini membutuhkan partisipasi, kerja sama dan kekompakan dari para petani. Bupati Grobogan juga berpesan agar tidak menggunakan jebakan listrik dalam mengatasi hama tikus ini, karena dinilai berbahaya.

 

“Kegiatan seperti ini hendaknya dapat dilaksanakan secara gotong royong sebagai upaya mengurangi populasi hama tikus pada masa tanam 1, sehingga diharapkan hasil produksi pertanian, khususnya padi di Kabupaten Grobogan bisa meningkat,” terang Bupati Grobogan.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Grobogan, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Dirut PT BPR BKK Purwodadi, para anggota kelompok tani (Gapoktan) Manjur Desa Winong serta para tamu undangan lainnya.

Kontributor: Lthf, Br-ps, An