WhatsApp Image 2021 10 07 at 10.53.31GROBOGAN - Kabupaten Grobogan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 sejak 5 Oktober kemarin. Status PPKM Kabupaten Grobogan naik satu level dari sebelumnya PPKM level 2 pada bulan September. Pemberlakuan PPKM level 3 ini akan diterapkan hingga 18 Oktober 2021 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr. Slamet Widodo, mengatakan penentuan level PPKM didasarkan pada indikator capaian vaksinasi yang masih rendah di Kabupaten Grobogan, sehingga diterapkan kembali PPKM level 3.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri, untuk bisa turun ke level 2 salah satu syaratnya adalah pencapaian total vaksinasi Covid-19 dosis 1 minimal 50%. Kemudian untuk pencapaian vaksinasi khusus lansia atau usia di atas 60 tahun minimal 40%.

Lebih lanjut, dr. Slamet Widodo mengatakan, saat ini capaian total vaksinasi Covid-19 dosis 1 di Grobogan baru sebanyak 361.412 orang atau 31,70%. Sedangkan pencapaian total vaksinasi dosis 2 baru 160.350 0rang atau 14,06%.

 

“Capaian vaksinasi di Kabupaten Grobogan terbilang masih rendah. Adapun total sasaran vaksinasi di Kabupaten Grobogan sebanyak 1.140.272 orang. Semoga ke depannya capaian vaksinasi ini bisa terus ditingkatkan lagi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

dr. Slamet Widodo menambahkan pencapaian total vaksinasi Covid-19 dosis satu untuk lansia di Kabupaten Grobogan sejatinya sudah memenuhi target, yaitu sebanyak 65.565 orang atau 44,58 persen dari total sasaran 147.071 orang. Hanya saja, vaksinasi lansia dosis dua, pencapaiannya baru 38.319 orang atau 26,05 persen.

Sementara itu, capaian vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Grobogan lebih dari 100 persen, sebanyak 6.580 orang atau 138,64 persen dari sasaran 4.746 orang. Sedangkan, pencapaian total vaksinasi dosis kedua sebanyak 6.401 orang atau 134,87 persen. Sejauh ini, kesadaran masyarakat Kabupaten Grobogan untuk mengikuti vaksinasi dinilai sudah meningkat. Hanya saja, ketersediaan vaksin tercatat masih kurang.

(Kontributor: Gn, Lthf, An)