Grobogan – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan rombongan melangsungkan kunjungan kerja di Grobogan, Sabtu (11/1/2020). Agendanya adalah meninjau kondisi pasca bencana banjir serta tanggul jebol di Bendungan Glapan di Desa Glapan, Kecamatan Gubug. Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono mendampingi Menteri PUPR saat melangsungkan kunjungan kerja. Tampak pula, Kapolres, Dandim, Kepala BPBD Endang Sulistyoningsih dan jajaran Muspika Gubug.

Dalam kesempatan itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta penanganan darurat tanggul jebol di aliran Sungai Tuntang bisa dilakukan secepatnya. Hal itu perlu dilakukan mengingat prediksi cuaca dari BMKG masih akan turun hujan hingga puncaknya pada bulan Februari nanti. “Dalam waktu tiga hari kedepan sudah harus selesai karena cuaca masih potensi hujan terus. untuk itu penanganan darurat tanggul jebol harus cepat diselesaikan,” tegasnya.

Untuk penanganan darurat bisa dilakukan dengan cepat. Dimana, pekerjaan bisa digarap langsung lebih dulu dan setelah itu baru dihitung biayanya. Setelah direview BPKP, pekerjaan penanganan darurat yang dilakukan baru dibayar. Setelah penanganan darurat, nanti akan dilanjutkan dengan penanganan secara permanen. Namun, untuk penanganan permanen butuh waktu karena harus melalui tahapan lelang.

Sementara itu, Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih menegaskan, untuk wilayah Kecamatan Gubug ada 12 desa yang mengalami musibah banjir pada Rabu malam hingga Kamis (9/1/2020). Yakni, Desa Penadaran, Glapan, Ngroto, Trisari, Ginggangtani, Kuwaron, Papanrejo, Kunjeng, Rowosari, Gubug, Jeketro, dan Ringinharjo.  Akibat bencana tersebut, ada sekitar 30 ribu orang yang terkena dampak banjir. Selain itu, ada ribuan hektar areal tanaman padi dan ribuan rumah warga yang sempat tergenang. “Akibat banjir, ada tiga rumah warga yang hanyut, sembilan rumah rusak berat dan 19 rumah rusak ringan,” jelasnya.

Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Gubug ini diakibatkan meluapnya Sungai Tuntang juga ditambah dengan  jebolnya tanggul di sejumlah titik, antara lain, di Desa Glapan, Ngroto, Trisari, Papanrejo, dan Ringinharjo. Kemudian, ada rumah genset Bendung Glapan yang hanyut diterjang banjir. “Selain di Kecamatan Gubug, banjir juga melanda sejumlah desa di beberapa kecamatan lainnya. Yakni, Kecamatan Tegowanu, Kedungjati, Godong, Penawangan, dan Karangrayung. Saat ini, kondisi banjirnya sudah surut,” imbuhnya.

Written by Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan