- Read Time: 1 min
Grobogan - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Asisten I Sekda) Kabupaten Grobogan Drs. Mokamat, M.Si mengajak pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan upaya peningkatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di wilayah Kabupaten Grobogan semakin digencarkan dan berkesinambungan.
Pernyataan itu disampaikan Drs. Mokamat, M.Si pada saat mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sekaligus mendeklarasikan desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Utama di wilayah Kecamatan Toroh, Selasa (31/01/2023).
“Perlu kami sampaikan juga bahwa hasil Studi Enviromental Health Risk Assesment (EHRA) tahun 2021 diseluruh wilayah Kabupaten Grobogan didapatkan masih ada sekitar 2,54% dari responden berpotensial kembali berperilaku BAB (Buang Air Besar) sembarangan. Sehingga, pelaksanaan Germas dan upaya peningkatan STBM secara berkelanjutan harus terus dilaksanakan”, terangnya.
Drs. Mokamat, M.Si menyampaikan bahwa kampanye GERMAS dan upaya STBM merupakan sesuatu yang urgen. Hematnya, saat ini terdapat tantangan besar terkait masalah kesehatan yang harus dihadapi, yakni adanya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular (PTM), dan penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi kembali muncul.
Lanjutnya, menghadapi kondisi itu, sebagai upaya pencegahan kampanye GERMAS perlu semakin digalakkan secara massive dan bersinergi dengan program-program lainnya, seperti Program STBM, Kampung KB, Kampung Proklim, dsb. Harapannya, segala upaya untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat dapat berjalan secara efektif dan efisien.
“Pelaksanaan GERMAS digadang mampu mencegah tingginya penyakit tidak menular serta menekan angka penyakit menular yang berpotensial dari lingkungan serta perilaku tidak sehat. Secara pelaksanaan dilapangan GERMAS harus dilaksanakan bersinergi dengan program lainnya seperti Program STBM, Kampung KB, Kampung Proklim dan lain sebagainya agar semakin efektif dan efisien”, tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Asisten I Sekda mengapresiasi Kecamatan Toroh yang mendeklarasikan seluruh desanya sebagai Desa STBM Utama. Artinya, masyarakat di wilayah Kecamatan Toroh secara permanen sudah menerapkan perilaku higienis. Pihaknya berharap kesuksesan tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan agar mampu dicontoh oleh kecamatan lainnya.
“Kami berharap saat ini bukan akhir dari upaya untuk menyehatkan masyarakat. Monitoring serta evaluasi ditahun-tahun berikutnya, seperti mengelarkan perlombaan maupun kegiatan lainnya untuk meningkatkan upaya GERMAS dan STBM secara berkelanjutan perlu ditingkat dimasyarakat agar tidak ada perilaku yang kembali lagi keperilaku tidak sehat. Hal tersebut kami juga sudah upayakan melalui penerbitan petunjuk teknis penggunaan APBDes sebagai bentuk upaya agar ada kegiatan berkelanjutan untuk masyarakat”, tegasnya.
(Kontributor: Protkompim—JSA)
Grobogan - Perolehan Bulan Dana PMI (Palang Merah Indonesia) tahun 2022 Kabupaten Grobogan mencapai Rp1.303.416.100,- (Satu milyar tiga ratus tiga juta empat ratus enam belas ribu seratus rupiah) atau 113 % dari target awal yang ditetapkan, yakni Rp1.151.136.000 (Satu milyar seratus lima puluh satu juta seratus tiga puluh enam ribu rupiah).
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. saat memberikan sambutan pada acara Serah Terima Bulan Dana PMI Tahun 2022 dan Musyawarah Kerja (Muker) Tahun 2023 PMI Kab Grobogan di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Kamis (19/01/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Grobogan, jajaran Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Grobogan, perwakilan Perangkat Daerah, dan tamu undangan lainnya.
Wabup Bambang Pujiyanto mengingatkan agar Perangkat Daerah melaporkan data yang valid, serta mengupas secara tuntas manfaat dan kontribusi kegiatan yang dilakukan terhadap pencapaian indikator kinerja pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) t ahun 2021-2026. Menurutnya, hal itu akan berguna sebagai bahan evaluasi kinerja, serta akan menjadi bahan evaluasi program kerja dan kegiatan yang akan datang.