Grobogan - Guna mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kurikulum pembinaan PMR Wira dilaksanakan di unit-unit sekolah, PMI Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Olimpiade PMR Wira se-Kabupaten Grobogan Tahun 2022. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dr. Ir. Mohamad Sumarsono Grobogan selaku Ketua PMI Kabupaten Grobogan membuka secara langsung kegiatan ini di SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, Sabtu (29/10/2022).“Hari ini kita bertemu, berkumpul dalam rangka kegiatan Olimpiade PMR Wira se-Kabupaten Grobogan yang dapat dijadikan sarana untuk mengevaluasi sejauh mana keberasilan kurikulum pembinaan PMR Wira dilaksanakan di Unit-unit sekolah, karena sejatinya pembinaan PMR ini dapat dijadikan wadah untuk menanamkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kepalangmerahan yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari berpedoman pada Tri Bakti PMR”, ujar Sekda Moh. Sumarsono.
Ketua PMI Kabupaten Grobogan yang juga adalah Sekda Grobogan ini menyampaikan Olimpiade PMR Wira kali ini mengambil 3 (tiga) jenis perlombaan, yakni Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Kedaduratan (PK), dan Ayo Siaga Bencana (ASB). Melalui ketiga jenis perlombaan ini, pihaknya berharap para peserta lomba memiliki persepsi tentang kebencanaan dan juga dampak dampak yang ditimbulkan sehingga memiliki persiapan terkait mitigasi bencana.“Dengan memperhatikan kondisi cuaca saat ini, kita sudah memasuki musim hujan dengan dampak yang ditimbulkan, sehingga Olimpiade PMR Wira Se-Kabupaten Grobogan ini mengambil 3 jenis lomba: 1. Pertolongan Pertama (PP); 2. Perawatan Kedaruratan (PK);dan 3. Ayo Siaga Bencana (ASB)”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua PMI Kabupaten Grobogan Moh. Sumarsono mengungkapkan agar para peserta tidak terbebani dalam kegiatan Olimpiade ini. Pihaknya mengingatkan bahwa yang lebih penting dalam perlombaan adalah sikap saling menjaga sportivitas dan mengutamakan kejujuran.
“Saya berharap para peserta tidak perlu terbebani dan jadikan lomba ini sebagai ajang motivasi untuk lebih baik kedepanya dan juga dapat saling tukar pengalaman antara peserta yang satu dengan yang lainnya. Junjung tinggi sportifitas, jangan berbuat curang selama perlombaan berlangsung”, tegasnya.
Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si menambahkan agar segenap pengurus PMI dalam menjalankan kegiatan kemanusian, kapanpun dan dimanapun, harus tetep berpegang teguh pada Tujuh Prinsip Dasar Kepalangmerahan, yakni Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.
Hadir dalam acara tersebut dewan juri dari PMI Jawa Tengah, jajaran Pengurus PMI Kabupaten Grobogan, Kepala Sekolah SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, panitian Olimpiade PMR Wira Tahun 2022, peserta olimpiade, dan tamu undangan lainnya.
(Kontributor: Protkompim— JSA (artikel); Lng (Foto))