- Admin Setda
- Read Time: 1 min
Purwodadi - Pemerintah Kabupaten Grobogan (Pemkab Grobogan) mengumumkan pelantikan sebanyak 2.633 orang sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Selasa (2/4/2024). Pelaksanaan pengangkatan dan pelantikan ini dilakukan secara resmi di Gedung Serba Guna Dewi Sri, Purwodadi.
Menurut Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., langkah ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para pegawai baru untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas terhadap instansi serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun instansi.
"Saya berharap dengan diangkatnya sebagai PPPK, kalian semua dapat bekerja dengan baik, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diberikan. Segera lakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing," pesan Bupati Sri Sumarni.
Pengangkatan PPPK ini juga didukung dengan petikan Surat Keputusan yang ditandatangani secara elektronik (TTE) dan dapat diunduh melalui laman SIPPASN, menandakan modernisasi dalam pengelolaan administrasi pemerintahan.
Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Paulus Dwi Laksono Harjono, dalam kesempatan yang sama, memberikan pengantar mengenai status PPPK yang berubah menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Beliau menegaskan bahwa hak asasi karyawan telah bergeser pada pemerintah, dengan diangkatnya mereka sebagai ASN.
“Mulai hari ini hak asasi kalian tergadaikan pada Pemerintah Republik Indonesia. Jadi kalau kalian bukan sebagai ASN, Anda masih bisa bekerja masuk seenaknya sendiri, mau menikah punya istri lebih dari satu tidak di larang, tetapi mulai hari ini, tanggal TMT Anda dikontrak, hak asasi Anda sudah tergadaikan kepada pemerintah”, ujar Kepala Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Paulus Dwi Laksono Harjono memberikan contoh.
Paulus berharap pengelolaan manajemen ASN di Kabupaten Grobogan dapat dilakukan secara profesional dan bermartabat. “Pengelolaan manajemen ASN, termasuk mengelola teman-teman yang hari ini bergabung menjadi ASN, ini betul-betul, ASN yang profesional dan bermartabat. Anda juga perlu core values ASN, ASN Berakhlak Bangga Melayani Bangsa," tambah Paulus.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan aparatur sipil negara di Kabupaten Grobogan, dengan harapan akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta pelayanan publik yang lebih baik.
(Protkompim – JSA)
Purwodadi - Pemerintah Kabupaten Grobogan (Pemkab Grobogan) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah signifikan diambil dengan penyelenggaraan persiapan untuk Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024, yang berlangsung di Gedung Riptaloka Sekretariat Daerah (Setda) Grobogan pada Senin (1/4/2024).
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda), Anang Armunanto, dalam arahannya menekankan pentingnya penetapan tim berdasarkan kompetensi yang sesuai dan penyusunan buku saku kepatuhan standar pelayanan publik. Dokumentasi dan pelaporan kegiatan secara sistematis, serta penyediaan sarana prasarana keamanan dan keselamatan, dianggap sebagai hal yang tak boleh diabaikan.
GROBOGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, Pemkab Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan menggelar Pasar Murah pada hari Senin (1/4/2024) di Halaman Setda Grobogan. Kegiatan tersebut digelar sejak tanggal 26 Februari hingga 1 April 2024 yang tersebar di 20 lokasi di 19 kecamatan Kabupaten Grobogan.
Kegiatan Pasar Murah digelar dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan meningkatkan daya beli kebutuhan pokok masyarakat desa dalam menghadapi bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah atau 2024 Masehi, dengan memberikan subsidi bagi komoditas barang, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
Adapun kegiatan Pasar Murah tersebut, terbagi atas subsidi komoditas, di mana penerima kupon dapat membeli atau menebus barang komoditas subsidi dari Pemerintah Kab. Grobogan sejumlah Beras medium 5 kg per paket dengan harga 45 ribu sebanyak 8.670 paket. Minyak goreng 1 liter per paket dengan harga 12 ribu sebanyak 12.480 paket. Gula pasir 1 kg per paket dengan harga 13ribu sebanyak 12.100 paket. Telur 1 kg per paket dengan harga 23 ribu sebanyak 6000 paket. Mie instan 5 buah per paket dengan harga 10.000 sebanyak 8200 paket, Sirup 1 botol per paket 600 ml, dengan harga 15 ribu sebanyak 6000 paket. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga masyarakat Kabupaten Grobogan yang berduyun-duyun membeli kebutuhan sembako yang mereka butuhkan.