- Admin Setda
- Read Time: 1 min
Purwodadi - Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. bersama Wakil Bupati Grobogan, dr. H. Bambang Pujiyanto, M.Kes., serta jajaran Forkompimda Grobogan melaksanakan ziarah ke makam leluhur pada Kamis (22/2/2024). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi tahunan sebagai penghormatan kepada para leluhur menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan yang memasuki usia 298 tahun.
Ada empat makam yang menjadi tujuan ziarah setiap tahunnya, yaitu makam Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Selo, Ki Ageng Getas Pendowo, dan Adipati Puger. Karena lokasinya yang tersebar, ziarah dibagi dalam dua rombongan. Bupati Sri Sumarni bersama sejumlah pejabat, termasuk Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Ketua DPRD menuju Makam Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Tarub. Sementara itu, Wakil Bupati Bambang Pujiyanto bersama tokoh lainnya menuju Makam Ki Ageng Getas Pendowo di Kuripan, Purwodadi, dan makam Bupati pertama, Adipati Puger di Grobogan.
Menurut Wakil Bupati Grobogan, dr. Bambang Pujiyanto, kegiatan ziarah tidak hanya bertujuan untuk mendoakan, tetapi juga sebagai pengingat akan sejarah perjuangan para pendahulu. Hal ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur dalam menyebarkan agama dan berdirinya Kabupaten Grobogan. Diharapkan melalui kegiatan ini, generasi penerus dapat mengambil teladan dari para leluhur.
Grobogan - Pemerintah kabupaten Grobogan tahun ini akan genap berusia 298 tahun. Bupati Grobogan, Sri Sumarni memimpin rombongan yakni jajaran pemerintahan kabupaten Grobogan menggelar ziarah makam leluhur
Adapun Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto memimpin tim 2 melaksanakan ziarah leluhur di makam Ki Ageng Getas Pendowo di kelurahan Kuripan dan Pangeran Puger di kelurahan Grobogan.
Purwodadi - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., memimpin Rapat Koordinasi bersama Perangkat Daerah terkait, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Grobogan, dan Perum Bulog Grobogan untuk menangani Kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Grobogan bulan Februari 2024.
Menurut analisa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan, kenaikan harga beras disebabkan oleh peningkatan harga jual gabah dari petani. Sementara itu, kenaikan harga daging sapi dan tahu mentah diduga terjadi karena penyatuan pendataan harga dari 3 Pasar Pantauan menjadi 1 Pasar Pantauan.