| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
1
|
2
|
3
| ||||
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
|
11
|
12
|
13
|
14
|
15
|
16
|
17
|
|
18
|
19
|
20
|
21
|
22
|
23
|
24
|
|
25
|
26
|
27
|
28
|
29
|
30
|
31
|
GROBOGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, Pemkab Grobogan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Grobogan menggelar Pasar Murah. Kegiatan tersebut digelar sejak tanggal 6 hingga 17 April di sepuluh lokasi yang tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Grobogan. Pasar Murah ditutup pada hari Senin tanggal 17 April 2023 di Halaman Setda Grobogan.
Kesepuluh lokasi pasar murah tersebut adalah Desa Genengadal Kecamatan Toroh, Desa Bologarang Kec. Penawangan, Desa Padang Kec. Tanggungharjo, Desa Bangsri Kec. Geyer, Desa Pakis Kec. Kradenan, Desa Nampu Kec. Karangrayung, Desa Karanggeneng Kec. Godong, Desa Tegalsumur Kec. Brati, Desa Tarub Kec. Tawangharjo dan Halaman Setda Kabupaten Grobogan. Tak heran, pasar murah tersebut selalu diserbu dan diminati oleh masyarakat yang memburu kebutuhan bahan pokok.
Bupati Grobogan, Sri Sumarni, menyampaikan kegiatan Pasar Murah digelar dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan meningkatkan daya beli kebutuhan pokok masyarakat desa dalam menghadapi bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan memberikan subsidi bagi komoditas barang, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
“Pemerintah berusaha membantu keluarga kurang mampu dengan memberikan subsidi bagi komoditas barang sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Semoga harapannya, dengan pembelian subsidi tersebut dapat mengurangi beban masyarakat ekonomi kurang mampu dalam upaya membeli sembako,” jelas Bupati Grobogan, Sri Sumarni saat memberikan sambutan.
Adapun jumlah komoditas barang yang dapat dibeli masyarakat dnegan menggunakan kupon tersebut, yakni, beras sejumlah 35.500 kg, gula pasir sejumlah 7.450 kg, mie instan sejumlah 31.500 bungkus, minyak goreng kemasan 7.300 liter, sirup sejumlah 7.435 botol dan telur sejumlah 7.300 kg.
-
Sementara itu, kupon yang dibagikan sejumlah 800 kupon beras dengan harga Rp 35.000,- per 5 kg, 1.050 kupon gula pasir dengan harga Rp 10.000,- per kg, 1.000 kupon mie instan dengan harga Rp 10.000,- per 5 bungkus, 1.035 kupon sirup dengan harga Rp 15.000,- per botol, 1.000 kupon minyak goreng dengan harga Rp 12.000,- per liter dan 1.000 kupon telur dengan harga Rp 23.000,- per kg.
Kepala Disperindag, Pradana Setyawan melaporkan, penutupan pasar murah diikuti sejumlah 52 stand yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di mana masyarakat bisa membeli atau menukarkan kupon untuk ditebus dengan barang kebutuhan sembako yang diinginkan dan tentunya dibayar dengan harga yang murah.
Sementara itu, penutupan Pasar Murah di Halaman Setda, diikuti oleh 52 stand yang berasal dari OPD, BUMD, BUMN, Organisasi Profesi Kemasyarakatan, Perusahaan, Pelaku Usaha IKM dan UMKM.
(Kontributor: Protkompim - Az, Lthf)
Page 208 of 340
Hari Ini 11253
Kemarin 15867
Minggu Ini 53892
Bulan Ini 500557
Seluruh 2724705
Currently are 589 guests and no members online