- Read Time: 1 min
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M menghadiri Haul Syaekh Sayyid Abdurrahman (Ki Ageng Tirto) ke-28 dan Kirab Kraton Kanjeng Ratu Wandansari dari Surakarta Hadiningrat di desa Karangasem Kecamatan Wirosari, Selasa (4/10/2022). Terlihat ribuan jamaah peziarah turut memadati makam Ki Ageng Tirto dalam peringatan Haul tersebut.
Acara Haul Syaekh Sayyid Abdurrahman (Ki Ageng Tirto) secara rutin digelar oleh masyarakat setempat setiap tahunnya pada tanggal 8 Maulud dalam penghitungan kalender Jawa. Haul adalah peringatan kematian seseorang yang biasanya diadakan setahun sekali dengan tujuan utama untuk mendoakan ahli kubur agar semua amal beserta ibadah yang dilakukannya dapat diterima oleh Allah SWT.
“Pagelaran kirab budaya dalam rangka Haul leluhur seperti ini diadakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur. Selain sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi kirab budaya juga digelar untuk nguri-uri warisan budaya sekaligus menghormati jasa-jasa para leluhur”, ujar Bupati Sri Sumarni.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Grobogan menceritakan riwayat singkat dari Syaekh Sayyid Abdurrahman atau juga dikenal dengan Ki Ageng Tirto. Dikisahkannya, Ki Ageng Tirto menurut masyarakat setempat adalah seorang penyebar agama Islam di sekitar Karangasem. Dalam silsilahnya, menurut Bupati Sri Sumarni, Ki Ageng Tirto masih memiliki hubungan dengan Kerajaan Mataram.
“Setelah mendapatkan informasi dari Pak Kepala Desa Karangasem, ternyata Syaekh Sayyid Abdurrahman (Ki Ageng Tirto) masih mempunyai silsilah dengan Kerajaan Mataram, karena termasuk punggawa/Pengikut Sunan Prawoto. Karena perebutan tahta kerajaan akhirnya Syaekh Sayyid Abdurrahman bergeser untuk menyebarkan agama islam di sekitar Karangasem ini”, tuturnya.
Bupati Sri Sumarni meneruskan ceritanya bahwa menurut cerita masyarakat, Karangasem mulanya adalah daerah yang gersang. Namun, berkat perjuangan Ki Ageng Tirto yang mendapatkan ijin dari Sunan Muria melalui pusakan Patrem dan Landak Putih, Karangsem berubah menjadi daerah yang subur dan sejahtera sampai sekarang.
“Mohon (maaf) jika sepenggal cerita tersebut ada salah alur atau penyebutan nama. Namun, yang patut kita pelajari, kita tidak boleh melupakan jasa-jasa beliau”, ungkapnya.
Peringatan Haul Syaekh Sayyid Abdurrahman (Ki Ageng Tirto) ke-28 dan Kirab Kraton Kanjeng Ratu Wandansari dihadiri oleh para Kyai, alim ulama, Gusti Kanjeng Ratu Wandansari, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Grobogan, Kepala Dispora Kabupaten Grobogan, Jajaran instansi terkait, Camat Wirosari bersama Forkopimcam Kecamatan Wirosari, Kepala Desa Karangasem dan jajaran, keluarga besar almarhum Ki Ageng Tirto, tamu undangan , serta masyarakat desa Karangasem dan sekitarnya.
(Kontributor: Protkompim— JSA)
Grobogan - Sebanyak 167 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan diangkat pertama kali ke dalam jabatan fungsional. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional dilakukan oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M di Pendopo Kabupaten Grobogan, Selasa (4/10/2022).
Adapun sejumlah 167 orang tersebut terbagi ke dalam beberapa formasi jabatan, antara lain; Jabatan Fungsional Bidang Kesehatan, Analis Kebijakan, Mediator Hubungan Industrial; Pustakawan, Penata Ruang, Medik Veteriner, Perancang Peraturan Perundangan Pranata Humas, Analis Kepegawaian, Instruktur, Penera, dan orang Guru.
Kota Cirebon— Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Drs. Mokamat, M.Si turut mendampingi Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kota Cirebon, Senin (3/10/2022).