- Read Time: 1 min
Purwodadi – Tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 memasuki masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024. Hal itu tentu saja menjadi sorotan bagi seluruh warga negara. Dalam konteks ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si mengajak seluruh karyawan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non ASN, untuk menjaga netralitas dan mengelola partisipasi dengan bijak.
Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada apel karyawan-karyawati di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Bappeda, BPPKAD, dan Satpol PP Kabupaten Grobogan, Senin (27/11/2023).
Menurutnya, netralitas ASN adalah aset berharga dalam mendukung pesta demokrasi ini. “28 November 2023-10 Februari 2024 adalah masa kampanye, saya mengajak kepada teman-teman semua yang bekerja di lingkungan Pemkab Grobogan, baik ASN maupun Non ASN, pahami netralitas ASN,” ungkap Sekda Anang Armunanto.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN disebutkan bahwa setiap ASN wajib netral dan bebas dari intervensi politik. Yang dimaksud dengan 'asas netralitas' adalah bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun," demikian penjelasan Pasal 2 huruf f UU Nomor 5 Tahun 2014.
Hal yang sama juga diamanatkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang baru diundangkan 31 Oktober 2023 lalu. Pasal 2 huruf f UU Nomor 20 Tahun 2023 menyatakan penyelenggaraan kebijakan dan berdasarkan pada asas netralitas. Dalam Pasal 24 huruf d UU Nomor 20 Tahun 2023 mengatakan Pegawai ASN wajib menjaga netralitas.
“Yang dimaksud dengan asas netralitas”, demikian penjelasan Pasal 2 huruf f UU Nomor 20 Tahun 2023 “adalah setiap Pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan lain di luar kepentingan bangsa dan negara”.
Apa yang disampaikan Sekda tersebut tidak hanya berkaitan dengan perilaku di dunia nyata, tetapi juga menyoroti penggunaan media sosial. “Bijak dalam menggunakan media sosial, mana yang boleh dan mana yang tidak. Kalau foto sekarang tidak usah banyak gaya”, lanjutnya.
Sekda Anang Armunanto memberikan peringatan khusus terkait interaksi di media sosial. “Hati-hati menggunakan media sosial, dalam comment, share, like. Untuk bisa dilihat dulu, dibaca dulu,bukan hanya sekadar karena senang, saking senangnya langsung like, share, comment, saya ingin tidak ada terjadi ASN dilingkungan Pemkab Grobogan hanya karena persoalan kecil menjadi komoditas politik yang mencari kekurangan kesalahan kita,” tegasnya.
Dalam konteks pemilu, Sekda Grobogan menegaskan bahwa pesta demokrasi adalah hal biasa. “Pemilu pesta demokrasi hal biasa, jangan dijadikan sesuatu yang berlebihan”, sambungnya.
Meski diingatkan untuk tetap netral, Sekda Anang Armunanto mengingatkan bahwa ASN memiliki hak pilih. Sehingga dirinya meminta agar ASN tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai warga negara. “ASN Netral, tetapi ASN memiliki hak pilih. Kita punya tanggung jawab menyukseskan pemilu”, ujarnya.
Sekda Grobogan juga mengajak ASN untuk berperan aktif dalam mengajak orang-orang terdekat dan warga di lingkungan sekitarnya yang memiliki hak pilih agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat hari pencoblosan nanti. Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu menjadi penentu keberhasilan negara dalam menyelenggarakan pemilu.
Dengan panggilan ini, Sekda Grobogan membangun kesadaran kolektif di kalangan ASN Pemkab Grobogan untuk menjaga netralitas dan mengambil bagian aktif dalam mendukung kelancaran dan integritas pemilu.
(Protkompim – JSA)Top of Form
Purwodadi – Suasana pagi yang cerah menyambut ratusan pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Bappeda, BPPKAD, dan Satpol PP Kabupaten Grobogan yang berkumpul dengan semangat tinggi melaksanakan apel rutin di halaman Setda Kabupaten Grobogan, Senin (27/11/2023).
Menurutnya, belajar, membaca, mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta aktif dalam seminar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) adalah bagian integral dari upaya meningkatkan kompetensi ASN. Pihaknya mengingatkan manakala mengikuti pengembangan kompetensi dan memperoleh sertifikat hasil pelatihan agar dapat diunggah di SIPP-ASN.
Katong – Bupati Grobogan, Sri Sumarni, menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan rumah sederhana layak huni (RSLH) dari PT. Djarum yang dilaksanakan di balai desa Katong, Kecamatan Toroh, Kamis (23/11/2023).
Bupati menambahkan dengan adanya program pemerintah, salah satunya dengan menggandeng pihak swasta untuk berperan serta dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah. Bupati berpesan kepada penerima bantuan agar merawat bangunan yang telah diterima sebaik-baiknya.