- Read Time: 1 min
Grobogan - Dua penggerak angka pertumbuhan ekonomi, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., adalah belanja konsumsi mayarakat dan investasi. Karenanya, ia menyambut baik diselenggarakannya Expo TNI bersama Santri di Alun-Alun Purwodadi, 26-28 Oktober 2023.
Menurutnya, Expo dapat menjadi ajang untuk mempromosikan dan memamerkan produk unggulan Kabupaten Grobogan, serta menampilkan karya inovatif dan kreatif dari IKM-UMKM (Industri Kecil Menengah-Usaha Mikro Kecil Menengah), termasuk dari para santri di Kabupaten Grobogan.
Sekda Anang Armunanto mengungkapkan hal itu pada saat mewakili Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. membuka Expo TNI bersama Santri dalam rangka memperingati HUT Ke-78 TNI dan Hari Santri Nasional tahun 2023, Kamis (26/10/2023).
“Dua penggerak angka pertumbuhan ekonomi tersebut adalah belanja Konsumsi masyarakat dan investasi”, kata Sekda Anang Armunanto.
Lebih lanjut, menyampaikan pesan Bupati Sri Sumarni, Sekda Anang Armunanto mengajak masyarakat Kabupaten Grobogan agar bangga menggunakan produk lokal. Caranya adalah dengan melakukan belanja di UMKM atau IKM, warung-warung kecil, toko kelontong, pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha di Kabupaten Grobogan. Dengan proses transaksi lokal itu maka perekonomian lokal bergerak menjadi lebih baik.
Melalui penyelenggaraan Expo TNI bersama Santri ini, Sekda Anang Armunanto berharap masyarakat luas, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Grobogan, dapat melihat, mengapresiasi dan membeli produk-produk unggulan tersebut.Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan, Letkol. Arh. Muda Setyawan, S.I.P., M.I.P, menyampaikan Expo ini selain sebagai sarana menyosialisasikan program dan hasil-hasil pembangunan yang berlangsung hingga saat ini, baik oleh organisasi pemerintah, swasta, maupun UMKM, juga dimaksudkan untuk memberi inspirasi, menggalang, dan menyatukan semangat juang masyarakat membangun Kabupaten Grobogan menjadi lebih baik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan, Sekretaris Satpol PP Damkar Kabupaten Grobogan, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan, perwakilan PCNU Kabupaten Grobogan, dan tamu undangan lainnya.
(Protkompim : JSA - HNsT)

Dari ketiga hal itu, sebagai sebuah proses terencana yang dilakukan untuk mengelola bencana dengan baik dan aman, kata Sekda, maka fase prabencana menjadi hal yang sangat penting untuk mengurangi dampak yang diakibatkan oleh sebuah bencana. Pada tahapan prabencana ini harus melibatkan kesiagaan, peringatan dini, dan mitigasi.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan, Ali Mahfudhon, menyampaikan dari 173 lembaga calon penerima hibah pada APBD tahun anggaran 2023, 67 lembaga calon penerima hibah belum mencairkan dana hibah, dan pada APBD perubahan tahun anggaran 2023, terdapat 60 lembaga calon penerima hibah yang belum mencairkan.