| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
1
|
2
| |||||
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
|
10
|
11
|
12
|
13
|
14
|
15
|
16
|
|
17
|
18
|
19
|
20
|
21
|
22
|
23
|
|
24
|
25
|
26
|
27
|
28
|
29
|
30
|
|
31
| ||||||
GROBOGAN - Bupati Grobogan, Sri Sumarni beserta jajaran Forkopimda melaksanakan Inspeksi Mendadak ke Pasar Induk Purwodadi, pada hari Jumat (5/2/2024). Sidak dilakukan guna memastikan kondisi harga berbagai kebutuhan pokok menjelang idul fitri 1445 Hijriyah. Pada kesempatan itu, Bupati Grobogan meminta kepada dinas terkait supaya turut mengawasi ketersediaan sembako di pasaran, jangan sampai terjadi kelangkaan bahan kebutuhan pokok hingga lebaran.
Dari hasil monitoring, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah yang biasanya 17 ribu per kg, kini merangkak naik menjadi 38 ribu sampai dengan 40 ribu per kg. Sedangkan cabai merah yang biasanya 25 ribu menjadi 35 ribu rupiah, daging sapi 130 ribu per kg naik menjadi 140 ribu per kg. Sedangkan kebutuhan pokok lain, kondisi relatif aman walaupun mengalami kenaikan harga yang masih dalam batas normal.
“Beberapa bahan pokok paling dibutuhkan menjelang hari raya Idul Fitri, yakni beras, telur, daging, minyak goreng, dan gas LPG. Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Beberapa naik cukup tinggi, seperti yang kita lihat tadi bawang merah, cabai merah dan beberapa komoditas lainnya juga naik namun masih dalam batas normal,” jelas Bupati saat melakukan sidak di Pasar Induk Purwodadi.
Setelah memantau harga di pasar, Bupati dan rombongan melangsungkan kunjungan ke berbagai lokasi lainnya guna mengecek kesiapan lebaran, seperti di Pos SPBU Nglejok, SPBE Putat dan Pos Pengamanan Lebaran Simpang Lima Purwodadi. Di SPBU Nglejok tersebut, Bupati juga melakukan pengecekan dibantu Bagian Metrologi Disperindag Kabupaten Grobogan untuk mengukur akurasi takaran serta melakukan pengecekan kontaminasi kadar air di dalam tempat penampungan BBM. Sementara itu, di SPBE Putat, kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya untuk memastikan ketersediaan serta mengantisipasi kelangkaan gas LPG 3 Kg menjelang hari raya Idul Fitri.
“Ini saya juga berharap gas LPG 3 Kg juga jangan sampai langka di pasaran, karena masyarakat sangat membutuhkan. Apalagi menjelang lebaran. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama saling mengawasi, jangan sampai terjadi kelangkaan gas LPG,” ujar Bupati.
Selain itu, upaya Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat maupun para pemudik yang melakukan perjalanan ke kampung halaman juga dipersiapkan, salah satunya dengan kesiapan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan di 6 titik rawan kemacetan, maupun jalur yang dilintasi pemudik, salah satunya Pos Pengamanan dan Pelayanan di Simpang Lima Purwodadi.
(Kontributor: Lthf, Ans)
Purwodadi - Upaya konkret dalam memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 terus digenjot. Pada Rabu (3/4/2024), Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan menjadi saksi tergelarnya Rapat Koordinasi Rincian Formasi Calon ASN (CASN) tahun anggaran 2024.
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda), Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. memimpin rapat ini, menghadirkan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, termasuk Kepala BKPPD, Kepala BPPKAD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Inspektor, Direktur RSUD dr. R. Soedjati Soemodiardjo, dan Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Grobogan mengonfirmasi mendapatkan kuota sebanyak 1.000 kursi calon ASN. Rinciannya, 150 orang untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 850 orang untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meskipun begitu, proses perekrutan masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat.
Penambahan pegawai ASN tahun 2024 mencakup PPPK, khusus Eks Tenaga Honorer Kategori II (THK II) dan pegawai non-ASN, serta CPNS untuk talenta baru fresh graduate. Adapun kategori jabatan yang dibuka mencakup Jabatan Fungsional Guru, Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan, dan Jabatan Fungsional Tenaga Teknis lainnya.
KemenPANRB menetapkan arah kebijakan pengadaan CASN tahun 2024, dengan fokus pada pelayanan dasar, khususnya kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan. Kemudian juga seoptimal mungkin fokus untuk menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah. Seleksi CPNS 2024 akan difokuskan pada talenta baru atau fresh graduate, sementara pengadaan CASN tahun 2024 akan mengurangi rekrutmen jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya penyelarasan visi dan langkah pemerintah dalam menghadapi dinamika kebutuhan aparatur negara.
Seiring berjalannya waktu, diharapkan proses rekrutmen ASN 2024 ini dapat berlangsung dengan lancar, memberikan kesempatan yang adil bagi para pelamar, serta memastikan ketersediaan aparatur yang berkualitas untuk melayani masyarakat Kabupaten Grobogan.
(Protkompim— JSA)
Page 138 of 341
Hari Ini 5872
Kemarin 7959
Minggu Ini 13831
Bulan Ini 220800
Seluruh 5766096
Currently are 456 guests and no members online