- Read Time: 1 min
Purwodadi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan memperlihatkan komitmennya dalam mewujudkan perlindungan sosial yang lebih baik bagi para pekerja di wilayahnya. Langkah progresif ini diumumkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda), Anang Armunanto, S.Sos., M.Si, melalui Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 14 Tahun 2023 yang dikeluarkan pada 6 April 2023. Perbup tersebut menjadi dasar hukum untuk mengoptimalkan Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Grobogan.
Dalam acara Sosialisasi Perbup No. 14 Tahun 2023 dan Rapat Kerjasama Operasional antara BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwodadi dan Pemkab Grobogan di Hotel Grand Master pada Kamis (28/12/2023), Sekda Anang menjelaskan bahwa tujuan utama Perbup ini adalah meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Fokusnya adalah memberikan perlindungan sosial kepada semua pekerja, termasuk yang rentan, disabilitas, lanjut usia, siswa PKL/magang, dan narapidana yang dipekerjakan dalam proses asimilasi.
“Maksud dari tujuan dari produk (hukum) ini adalah untuk memberikan kepastian supaya setiap pekerja mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan. Termasuk kepada pekerja rentan, disabel, lanjut usia, juga siswa PKL (Praktik Kerja Lapangan) / magang, serta narapidana yang dipekerjakan dalam proses asimilasi pada Pemberi Kerja selain Penyelenggara Negara”, terang Sekda Anang.
Perbup Nomor 14 Tahun 2023 juga memberikan tanggung jawab pada Perangkat Daerah terkait untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada Pemberi Kerja. Tujuannya adalah agar Pemberi Kerja dapat mengikutsertakan pekerjanya dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Ruang lingkup Perbup mencakup beragam aspek, mulai dari program dan kepesertaan, pendaftaran peserta, penyetoran iuran, pembinaan, pengawasan, hingga pembiayaan. Selain itu, peraturan ini juga mengatur pekerja yang bekerja pada Penyelenggara Negara, termasuk pegawai pemerintah non-pegawai negeri, pejabat negara non-aparatur sipil negara, dan pegawai non-aparatur sipil negara pada lembaga negara.
Sosialisasi Perbup Nomor 14 Tahun 2023 dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Grobogan, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Purwodadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Grobogan, serta perwakilan dari berbagai perangkat daerah lainnya.
Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap langkah progresif ini dapat menjadi contoh positif bagi daerah-daerah lain dalam mengembangkan program perlindungan sosial bagi para pekerja. Perbup ini dianggap sebagai langkah maju yang membawa angin segar bagi pekerja Grobogan, menandai komitmen Pemkab Grobogan untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil dan bermartabat.
(Protkompim— JSA/HNsT)
Purwodadi – Gedung Wisuda Budaya Kabupaten Grobogan semarak oleh peluncuran buku berjudul "Grobogan Mempesona: Berbicara Sejarah dan Potensi," yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. Peluncuran berlangsung pada Kamis (28/12/2023) dengan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat, Kepala atau Perwakilan Perangkat Daerah se-Kabupaten Grobogan, dan penggiat literasi di Kabupaten Grobogan.
Dalam konteks ini, peluncuran buku "Grobogan Mempesona" menjadi langkah positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Buku tersebut, yang menyajikan sejarah dan potensi Kabupaten Grobogan, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penulis lokal dan meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan.
Purwodadi - Dalam upaya meriahkan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan menggelar Dance Competition Jingle Pemilu 2024 di Hotel Grand Master, Rabu (27/12/2023).
Dengan Pemilu Tahun 2024 tinggal menghitung hari, tantangan bagi pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan adalah meningkatkan partisipasi masyarakat. Lirik dalam "Jingle Pemilu 2024" mengingatkan bahwa saatnya menggunakan hak pilih untuk menentukan arah masa depan Indonesia. Sekda berharap masyarakat dapat menjadikan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa.