- Read Time: 1 min
Wirosari (07/10/23) – Bupati Grobogan, Sri Sumarni memberangkatkan Kirab Gerebeg Maulud Kecamatan Wirosari yang ditandai dengan pemukulan lesung yang diberi nama Kanjeng Lesung. Kirab yang mengambil start pendopo Kecamatan Wirosari dengan rute mengelilingi komplek kota Wirosari dengan garis finish di area Tanggul Kali Berg Wirosari.
Kirab Gerebeg Maulud dengan mengarak 4 gunungan hasil pertanian yang melambangkan 4 wali di Kecamatan Wirosari ini merupakan ajang religi yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Wirosari sejak setahun yang lalu atau kegiatan ini merupakan kali yang kedua.
Dalam sambutannya, Bupati menyebutkan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan kecamatan Wirosari karena telah menggelar acara yang sangat bermanfaat dan penuh dengan nuansa keagamaan. Bupati sangat terkesan dengan kemeriahan pelaksanaan acara, karena dalam pemberangkatan gerebeg maulud tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan lomba-lomba yang diikuti oleh siswa-siswi tingkat menengah pertama dan menengah atas atau sederajat. Bupati juga menyampaikan atas nama pemerintah Kabupaten Grobogan berupa apresiasi yang setinggi-tingginya terutama kepada panitia penyelenggara.
“Apresiasi dari pemerintah kabupaten Grobogan atas terselenggaranya kegiatan Gerebeg Maulud ini, yang mana telahmelaksanakan berbagai macam kegiatan diantaranya lomba-lomba, ziarah makam 4 wali , pelaksanaan hadrohan, sarasehan dan hari ini sebagai puncak acara ditutup dengan Gerebeg Maulud,” ujar Bupati.
Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud atau simbo rasa syukur atas berkah rezeki yang melimpah yang diterima oleh masyarakat Wirosari khususnya dan masyarakat Kabupaten Grobogan pada umumnya.
“Semoga dengan banyaknya kegiatan keagamaan seperti ini akan menambah keberkahan bagi kita semua serta Kabupaten Grobogan tercinta ini, sehingga wilayah Kabupaten Grobogan semakin sejahtera, aman dan kondusif terhindar dari segala mara bahaya,” imbuh Bupati.
Diakhir sambutannya, tak lupa Bupati berpesan kepada seluruh hadirin terkait pelaksanaan pemilu 2024. Bupati meminta kepada segenap masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya jangan sampai golput.
Sedangkan Camat Wirosari, Kurnia Saniadi menyampaikan bahwa maksud dilaksanakannya kegiatan Gerebeg Maulud tidak lain dan tidak bukan adalah sebagai perwujudan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh di bulan Maulud di penanggalan kalender Hijriyah.
Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan diantaranya khotmil quran bil ghoib, ziarah makam wali papat (empat) yakni Ki Ageng Tirto, Syeh Maulana Habibah, Kyai Kali Wesi, Kyai Rekso Ulomo yang mewakili sekian wali-wali yang ada di Wirosari. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan lomba busana muslim Muslimah, parade pemukulan terbangan atau rebana yang diikuti oleh sebanyak seribu pemain terbangan atau rebana.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Grobogan berkesempatan menyerahkan hadiah lomba busana muslim-muslimah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Grobogan, Jajaran pemerintahan kabupaten Grobogan, Perwakilan Dispora Kabupaten Grobogan, Tokoh Masyarakat, Jajaran Pemerintahan Kecamatan Wirosari yakni Camat Wirosari, Danramil Wirosari, Kapolsek Wirosari, para peserta Kirab Gerebeg Maulud serta segenap warga masyarakat Wirosari dan sekitarnya yang sangat antusias menyaksikan pelaksanaan prosesi kirab.
(Kontributor : Protkompim – M. 4215 - HNST)
Pendem (05/10/23) - Bupati Grobogan, Sri Sumarni Bersama jajaran Kodim 0717 Grobogan dan Polres Grobogan gelar panen raya jagung di desa Pendem, Kecamatan Ngaringan. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan khususnya di kabupaten Grobogan. Kegiatan panen raya jagung ini dilaksanakan di lahan demplot benih jagung R7 bekerja sama dengan PT. Raja dan PT Pupuk Indonesia.
Setelah panen raya, Bersama-sama para petani dan kelompok tani Bupati Grobogan melakukan diskusi tentang permasalahan sektor pertanian bersama para kelompok tani setempat. Dalam kesempatan itu mereka mayoritas mengajukan bantuan dan dukungan dari Pemkab Grobogan, seperti bantuan benih, sarana pengairan berupa sumur pantek hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).
Grobogan - Keberadaan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memberikan andil pada capaian target pembangunan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mengharapkan HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Kabupaten Grobogan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan anak usia dini.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. saat mewakil Bupati Grobogan menghadiri pelantikan pengurus daerah HIMPAUDI Kabupaten Grobogan periode 2023-2027 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Kamis (5/10/2023).
Pihaknya menambahkan saat ini jumlah PAUD yang terakreditasi B juga masih kurang. Selain itu, jumlah penilik dan pengawas yang masih rendah, yakni 15 (lima belas) penilik dan 3 (tiga) pengawas TK, yang harus mendampingi 1.191 lembaga PAUD.