- Read Time: 1 min
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan secara massif menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si menyebut bahwa upaya penanggulangan bencana bukanlah kerja sektoral, melainkan merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah/ pemerintah daerah, unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media massa.
"Pemerintah Kabupatan Grobogan mengimplementasikan berbagai program edukasi, sosialisasi dan pelatihan pencegahan dan mitigasi kebencanaan seperti ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat khususnya yang berada di desa, untuk lebih bisa siap dalam menghadapi bencana karena dengan lebih siap masyarakat akan mampu mengurangi resiko bencana", ujar Sekda Sumarsono.
Sekda Sumarsono, saat membuka pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan di Rumah Kedelai Grobogan (RKG), Selasa (9/5/2023), menjelaskan kesiagaan bencana perlu dibangun sejak dini mulai dari lingkungan terkecil, yaitu diri sendiri, keluarga berlanjut kepada masyarakat desa.
"Karena kesiagaan bencana perlu dibangun dari awal sejak dini mulai dari lingkungan terkecil, yaitu diri sendiri, keluarga berlanjut kepada masyarakat desa. Kesiapan masyarakat menghadapi ancaman menentukan besar kecilnya risiko dan dampak bencana yang akan diterima", ungkap Sekda.
Melalui pelatihan pencegahan bencana yang mengambil tema “Tingkatkan Ketangguhan Desa, Kurangi Risiko Bencana”, Sekda berharap partisipasi aktif dari para Kepala Desa untuk dapat meningkatkan ketangguhan Desa.
"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana. Terutama masyarakat yang berada di daerah rawan bencana", tegasnya.
Lanjutnya, pihaknya berharap dengan mengikuti pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas segenap komponen dalam menghadapi bencana sekaligus memperkuat kembali jejaring komunikasi serta meningkatkan semangat gotong royong menghadapi bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalau) BPBD Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsing mengatakan kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan ketangguhan desa dalam menghadapi bencana. Dirinya menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 80 kepala desa yang ada di wilayah Kabupaten Grobogan.
Adapun selaku narasumber adalah Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan. Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Grobogan dan Kalak BPBD Kabupaten Rembang.
(Protkompim--JSA)
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M., meminta pengurus beserta anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Grobogan masa bakti 2022-2026 menjalankan perannya secara optimal dan mampu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam penanganan kasus stunting, penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB), penurunan kemiskinan ekstrim, dan permasalahan lainnya.
Selain itu, Bupati Sri Sumarni juga mengajak para apoteker bersama-sama melakukan reformasi di bidang kefarmasian, termasuk memprioritaskan penyediaan obat buatan dalam negeri.
Sementara Siti Zulifat menyampaikan bahwa IAI Cabang Grobogan siap menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan stakeholder Kabupaten Grobogan, organisasi profesi tenaga kesehatan lainnya, dan institusi lainnya.
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mengalokasikan dana sebesar 251 Milyar untuk anggaran pendidikan. Anggaran tersebut teralokasi melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dengan rincian, 119 Milyar untuk gaji dan tunjangan PPPK dan 132 Milyar untuk anggaran bidang pendidikan. Hal tersebut disampaikan Bupati Grobogan, Sri Sumarni, pada saat menghadiri acara Halal Bihalal Tenaga Pendidik Korwilcam Gubug di Gedung Kartika, Senin (8/5/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Grobogan juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada jajaran Dinas Pendidikan yang selama ini telah bersinergi, bekerja keras dengan kesungguhan hati mendidik para murid.
Di acara yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan beserta jajarannya dan Forkopimcam Gubug itu, Bupati Grobogan berpesan kepada para pendidik untuk selalu memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak didik di Kabupaten Grobogan.