- Read Time: 1 min
Grobogan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si mengajak segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan agar secara aktif mensosialisasikan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing tentang bagaimana sikap ketika menghadapi situasi kedaruratan.
Lebih lanjut, Sekda Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si menyampaikan saat ini Pemkab Grobogan telah memiliki fasilitas nomor tunggal layanan panggilan darurat atau call center 112 yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Grobogan. Selain itu, Pemkab juga memiliki Public Safety Center (PSC) 119 Si Sigap yang dikelola oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan.
Sleman - Sebanyak 63 (enam puluh) orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan belum sebanding dengan luas lahan pertanian yang tersebar di 280 desa dan kelurahan di Kabupaten Grobogan. Sehingga, keberadaan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di Kabupaten Grobogan begitu diperlukan untuk mendampingi para petani.
Menyikapi kondisi itu, Bupati Sri Sumarni menyampaikan saat ini Pemkab Grobogan berinisiasi untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Dikatakannya, Perda tersebut nantinya akan mengatur agar PPS berhak menerima bengkok desa sebagai insentif. Harapannya, dengan regulasi tersebut permasalahan PPS belum memiliki gaji dapat teratasi, sehingga akan menambah semangat PPS untuk memajukan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Grobogan.
Grobogan - Guna mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kurikulum pembinaan PMR Wira dilaksanakan di unit-unit sekolah, PMI Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Olimpiade PMR Wira se-Kabupaten Grobogan Tahun 2022. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dr. Ir. Mohamad Sumarsono Grobogan selaku Ketua PMI Kabupaten Grobogan membuka secara langsung kegiatan ini di SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, Sabtu (29/10/2022).
Ketua PMI Kabupaten Grobogan yang juga adalah Sekda Grobogan ini menyampaikan Olimpiade PMR Wira kali ini mengambil 3 (tiga) jenis perlombaan, yakni Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Kedaduratan (PK), dan Ayo Siaga Bencana (ASB). Melalui ketiga jenis perlombaan ini, pihaknya berharap para peserta lomba memiliki persepsi tentang kebencanaan dan juga dampak dampak yang ditimbulkan sehingga memiliki persiapan terkait mitigasi bencana.