- Read Time: 1 min
Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan meraih penghargaan bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2023 dalam kategori Kabupaten Sangat Inovatif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi terhadap keberhasilan Pemkab Grobogan dalam menerapkan inovasi dan pembaharuan yang mencapai nilai indeks di atas 60.00.
Melalui program Hacking Kedelai, Pemkab Grobogan memodifikasi penanaman kedelai dengan metode inovatif. Dengan empat tahapan yang mencakup aspek kondisi alam, pola tanam, dan mindset petani, program ini bertujuan meningkatkan hasil panen kedelai secara berkelanjutan dan efisien. Sebuah langkah revolusioner di sektor pertanian.
Purwodadi - Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) Kabupaten Grobogan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan untuk menegaskan komitmen dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Sambutan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., yang membacakan pidato Bupati Grobogan, menyampaikan pesan utama tersebut pada acara yang berlangsung di Hotel 21 Purwodadi, Selasa (12/12/2023).
Sekda Anang menegaskan peran krusial Pengawas Internal/Inspektorat, terutama dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengawasan internal merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Inspektorat/APIP. Pemberian sambutan tersebut juga menandai pentingnya sinergi antara Inspektorat dan Bupati sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menunjukkan tekad kuat dalam mendorong pengarusutamaan gender melalui Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG). Sebagai salah satu inisiatif untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan responsif gender, langkah ini menjadikan Grobogan satu langkah lebih maju dibandingkan daerah sekitarnya.
Proses integrasi isu gender dalam program dan kegiatan pembangunan di daerah ini menjadi sangat penting dan harus dilakukan bersama-sama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga masyarakat, serta stakeholder terkait. Mengingat isu gender merupakan isu strategis sehingga diperlukan penanganan secara komprehensif dan berkelanjutan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program yang disusun melalui perencanaan dan penganggaran yang tepat.