- Read Time: 1 min
Purwodadi – Dalam rangka mengembangkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Grobogan menggelar bimbingan teknis pengelolaan konten media sosial dan website. Asisten Administrasi Sekda, Catur Suhantoro,S.H.,M.M selaku Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Grobogan membuka secara resmi bimtek tersebut yang berlangsung di Aula Meeting Room Hotel Front One Purwodadi, Rabu (18/10/2023).
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi menyebutkan bahwa bahwa perkembangan teknologi yang begitu cepatnya membawa kemudahan-kemudahan terlebih dalam mengakses informasi. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi ini, dunia seakan berada dalam genggaman.
“Dengan memanfaatkan telepon pintar, seakan dunia dalam genggaman kita, sebagai salah satu produkperkembangan teknologi jaman sekarang, media social dapat diakses dimana saja dan kapan saja ini memiliki dua sisi yang berbeda tergantung dari pemanfaatannya. Sebenarnya Media social bersifat netral, sedangkan penggunanya lah yang akan membawa apakah media social akan digunakan sebagai sarana dalam melakukan kebaikan atau sebaliknya,” ujar Asisten Administrasi.
Asisten Administrasi Sekda juga menambahkan bahwa dewasa ini perkembangan media social dapat dimanfaatkan sebagai salah satu senjata ampuh bagi Pemerintah dalam upaya menjelaskan program atau kinerja yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan kepada masyarakat luas. Selain itu pemerintah juga dituntut untuk dapat memaksimalkan penggunaan media sosial maupun website secara optimal.
Penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknis ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan serta kemampuan tentang bagaimana mengelola media sosial dan website dengan konten yang dapat mudah diterima oleh masyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 25 peserta terdiri para admin pengelola media sosial dan website OPD ini mendatangkan narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah dan Sekjen Asosiasi Desa Kreatif Indonesia.
(Kontributor : Protkompim – AZS-HNST)
Grobogan - Sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peranan yang penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan berkomitmen mewujudkan Kabupaten Grobogan bebas frambusia. Frambusia adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum Pertenue. Frambusia dikenal juga sebagai patek.
Bupati Sri Sumarni mengatakan penyakit frambusia ini hampir diabaikan. Ia meminta segenap pemangku kepentingan agar memberikan perhatian serius, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr. Slamet Widodo menjelaskan 30 (Unit Pelaksana Teknis Daerah) UPTD Puskesmas telah melakukan skrining pada 1.067 pelajar usia kurang dari 15 tahun pada januari hingga september 2023.