- Read Time: 1 min
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M mengapresiasi sinergi antara Pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan desa. Menurutnya, sinergi itu mewujud dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung.
Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan Letkol Arh Muda Setyawan, S.I.P selaku pemimpin upacara penutupan yang membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono, mengatakan bahwa program TMMD merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan masyarakat sebagai potensi kewilayahan.

Beberapa Inovasi yang dikembangkan Bupati Grobogan adalah Rumah Kedelai Grobogan (RKG) dan Rat Hunter. RKG menjadi pusat pengembangan kedelai secara komprehensif. Yakni memiliki beberapa bidang, seed center, training center, Rumah Tempe dan Tahu Higiena serta Resto Yang didominasi bahan baku kedelai lokal Non-GMO “Ujar Dr Sunanto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan. Keberhasilan RKG ini ditandai dengan terus meningkatnya Kedelai di Kabupaten Grobogan. Selain itu, saat ini sebagian besar benih kedelai yang tersebar di Indonesia berasal dari Kabupaten Grobogan, utamanya Kedelai Varietas Grobogan. 
Grobogan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si meminta seluruh operator SIKS NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) desa segera melakukan penginputan seluruh warga yang sudah masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk diusulkan menjadi PBI JK (Penerima Bantuan Iuaran Jaminan Kesehatan).
Sekda Sumarsono berharap melalui kegiatan ini serta peran aktif operator desa dalam menginput usulan PBI JK melalui aplikasi SIKS NG dapat meningkatkan jumlah penduduk Kabupaten Grobogan yang tercover oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu penting diupayakan guna mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Grobogan.