- Read Time: 1 min
Jakarta (20/09/23) - Sekda Grobogan Anang Armunanto menghadiri Japan Indonesia Local Administration Seminar 2023 yang bertema "Regional Revitalization And Rural Development: A Framework To Achieve An Equitable Development " bertempat di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu.
Acara tersebut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pada kesempatan itu, Mendagri menyebut, Indonesia bisa berkaca dan belajar dari studi kasus yang terjadi di Jepang. Tingginya urbanisasi di Jepang membuat kota menjadi kompetitif dan biaya hidup bertambah tinggi.
Saat ini, kata Mendagri, pemerintah Indonesia tengah melakukan upaya penguatan terhadap 75.265 desa yang ada. Selain itu, untuk mencegah terjadinya urbanisasi, upaya penguatan itu adalah untuk membuat desa menjadi pusat ekonomi. Pemerintah, kata dia, berusaha menjadikan desa terus bertumbuh sehingga memberikan kontribusi positif pada pembangunan nasional.
“Banyak sekali kreasi, kreativitas, inovasi yang dikerjakan desa-desa. Tujuan kita sekali lagi untuk membuat desa ini menjadi kontributor untuk pertumbuhan ekonomi nasional, karena separuh (penduduk) ada di desa,” ucapnya.
(Protkompim)

Grobogan — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si menargetkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan dapat menerapkan aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) pada tahun 2023 ini.
Sekda Anang Armunanto menyampaikan sesuai hasil rapat koordinasi dan workshop implementasi aplikasi Srikandi bersama 4 (Empat) lembaga pendukung Aplikasi Srikandi, yaitu Kementrian PAN dan RB, Kementrian Kominfo, ANRI dan BSSN, maka Pemerintah Kabupaten Grobogan ditargetkan untuk menerapkan aplikasi SRIKANDI pada tahun 2023 ini.
Pihaknya menyampaikan saat ini Pemkab Grobogan telah menerima akun live aplikasi Srikandi versi 2. Ia juga mengingatkan bahwa penerapan aplikasi Srikandi merupakan salah satu indikator dalam penilaian SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) di daerah. Oleh karena itu, Sekda meminta para peserta mengikuti bimbingan teknis dengan sungguh-sungguh.