- Read Time: 1 min
Purwodadi - Suasana pagi di Kabupaten Grobogan terbuka cerah, seiring dengan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), BAPPEDA, BPPKAD, dan Satpol PP Kabupaten Grobogan yang berkumpul di halaman Setda, Senin pagi (11/12/2023). Mereka tak hanya hadir untuk apel rutin, tetapi juga untuk meresapi falsafah Jawa yang dihadirkan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Asisten Sekda), Catur Suhantoro, S.H., M.M.
Dengan karisma yang khas, Asisten Sekda Catur Suhantoro membuka apel pagi dengan menggugah hati ASN melalui falsafah Jawa dalam tugas keseharian. "Ajining raga gumantung saka busana, ajining diri gumantung saka ing lathi," ujar Catur, merangkai kata-kata yang mengajak ASN untuk merenungi makna dan dampak ketertiban berpakaian terhadap citra diri dan kinerja serta kehati-hatian dalam berlisan.
Menyoroti pentingnya berpakaian rapi dan tertib, Catur menekankan bahwa hal tersebut tak selalu terkait dengan kemewahan pakaian. "Pakaian tidak harus mahal, tetapi berpakaian rapi dan tertib sudah menciptakan citra positif," tuturnya. Menurutnya, citra positif ini menjadi kunci untuk menciptakan kondusifitas di lingkungan kerja yang akhirnya berdampak positif pada kinerja.
Berkaitan dengan aturan berpakaian, Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2022 menjadi pegangan yang mengatur tata cara Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Sebagai ASN, Catur Suhantoro juga mengingatkan akan pentingnya mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang mengatur kewajiban dan larangan PNS. Dengan mengatur 17 kewajiban dan 14 larangan PNS, pemerintah berusaha memberikan landasan yang jelas untuk menjaga disiplin dan integritas.
“PP Nomor 94 Tahun 2021 agar dipedomani”, tegasnya.
Dalam konteks media sosial dan politik yang semakin kompleks, Catur Suhantoro memberikan nasihat bijak dengan merujuk pada falsafah Jawa,”Ajining diri gumantung saka ing lathi”. Mengacu pada falsafah Jawa, ia menyoroti pentingnya menjaga ucapan dan perilaku di dunia maya. "Ucapan dan lisan kita memiliki dampak signifikan pada citra diri. Kita harus pandai-pandai menjaga kata-kata kita agar memberikan dampak positif," ujarnya.
Terakhir, Catur Suhantoro menekankan kontrol diri dalam bermedia sosial di tengah tahun politik. "Kalau dulu lebih ke lisan, sekarang jari-jari kita harus kita kendalikan. Kita tidak usah terpancing di medsos untuk berkomentar, dan semcamnya, kita harus lebih fokus pada pekerjaan kita sehari-hari," pungkasnya, memberikan semangat untuk tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
(Protkompim— JSA)
Purwodadi — Kompetisi desain logo branding dan tagline untuk Kabupaten Grobogan memasuki tahap krusial dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) pada Jumat (8/12/2023). Tiga desain terbaik telah terpilih sebagai bahan kajian, menandai langkah signifikan dalam menciptakan identitas visual untuk Kabupaten Grobogan.
Selain mendapatkan apresiasi berupa prestise, ketiga pemenang ini berhak atas hadiah masing-masing sejumlah Rp 25 juta, Rp 20 juta, dan Rp 15 juta. Dalam kompetisi yang memerlukan kecermatan dan kreativitas, para peserta berhasil menyisihkan 210 karya lainnya, termasuk 19 desain dari warga Grobogan sendiri.
Magelang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan kembali membuktikan prestasinya dengan meraih Penghargaan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Awards 2023 pada Kamis malam (7/12/2023) di Magelang. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Grobogan, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Grobogan, Padma Saputra, S.Sos., M.M.
Tambahnya, Sistem merit diperkenalkan dengan tujuan utama merekrut ASN yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga menempatkan mereka pada jabatan yang sesuai dengan kompetensinya. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas-tugas birokrasi, menciptakan dampak positif bagi masyarakat penerima layanan publik.