- Read Time: 1 min
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan senantiasa berkomitmen melaksanankan pembangunan inklusif. Sebagai bentuk komitmen tersebut, dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2022, Pemkab Grobogan melalui Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, bersama dengan Kementerian Sosial (Kemensos), dan BAZNAS memberikan sejumlah alat bantu disabilitas kepada penyandang disabilitas di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (13/12/2022).
Sekda Moh. Sumarsono menyatakan sudah menjadi tugas pemerintah untuk memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas harus mendapatkan hak dan keadilan dalam segala layanan, antara lain dalam hal pendidikan yang bermutu di semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan secara inklusif dan khusus, serta tidak membeda-bedakan.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Grobogan. Menurutnya apa yang ditunjukkan NPCI kabupaten grobogan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi untuk Kabupaten Grobogan.
Grobogan - Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda) Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si menilai Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah. Oleh karena itu, Sekda Moh. Sumarsono meminta Dharma Wanita Persatuan untuk senantiasa mengembangkan kualitas dan sumber daya perempuan menuju ketahanan keluarga di era digital.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Moh. Sumarsono meminta Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk terus mendukung pelaksanaan dan keberhasilan tugas suaminya dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Lebih lanjut, pihaknya meyakini, pendekatan STBM 5 pilar ini merupakan metode yang efektif dan efisien dalam upaya merubah perilaku masyarakat. Selain itu, menurutnya, pendekatan ini pun begitu cocok untuk diimplementasikan pada penanggulangan penyakit berbasis lingkungan hingga stunting.