- Read Time: 1 min
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M mencabut status darurat bencana Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sekaligus mendeklarasikan Kabupaten Grobogan zero reported case (laporan kasus nol), Jumat (6/1/2023), di Desa Tambirejo Kecamatan Toroh.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Grobogan juga menyerahkan sejumlah hibah kepada masyarakat, antara lain hibah sapi peranakan ongole, hibah sapi peranakan limosin, hibah kambing peranakan ettawa, hibah kambing jawarandu, dan hibah kambing kacang. Juga penyerahan hadiah kepada pemenang lomba gerakan pengendalian tikus “Gropyok Tikus” yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan beberapa waktu lalu.
Grobogan - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H.,M.M meninjau beberapa titik lokasi terdampak banjir di wilayah Kabupaten Grobogan, Senin (02/01/2023). Lokasi yang ditinjau antara lain Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi, Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo, serta Desa Karangsari, Desa Lemah Putih, dan Desa Temon Kecamatan Brati.
Sementara itu, dalam kunjungan ke lokasi terdampak banjir ini, Bupati Sri Sumarni ingin memastikan bahwa masyarakat telah terpenuhi kebutuhan pangannya. Salah satu upayanya adalah mendirikan dapur umum. Untuk itu, Bupati mengingatkan sinergi segenap elemen dan kegotongroyongan masyarakat sangat diperlukan ketika menghadapi situasi kebencanaan/kedaruratan.
Lanjutnya, untuk meningkatkan produktivitas, Sekda Sumarsono juga menyampaikan pentingnya mencintai pekerjaan. Sekda Moh. Sumarsono menganalogikan, seperti keimanan begitu pula dalam dunia kerja, kadang semangat naik tidak jarang menurun. Oleh karenanya perlu belajar mencintai pekerjaan agar semangat kerja senantiasa terjaga di level maksimal.