- Read Time: 1 min
Grobogan - Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan (Sekda) Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si menilai Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah. Oleh karena itu, Sekda Moh. Sumarsono meminta Dharma Wanita Persatuan untuk senantiasa mengembangkan kualitas dan sumber daya perempuan menuju ketahanan keluarga di era digital.
Hal itu disampaikan Sekda Moh. Sumarsono saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun ke-23 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Grobogan dengan tema “Membangun Perempuan Cerdas untuk Memperkuat Keluarga di Era Digital” di Pendapa Kabupaten Grobogan, Senin (12/12/2022).
“Sebagai salah satu organisasi masyarakat (ormas) perempuan terbesar di Indonesia, sudah selayaknya Dhama Wanita Persatuan mengambil peran strategi dalam konstalasi pembangunan nasional. Sebagaimana ormas lainnya, Dharma Wanita Persatuan memiliki peluang untuk berkiprah lebih luas dengan mengoptimalkan peran sertanya”, ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Moh. Sumarsono meminta Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang beranggotakan istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk terus mendukung pelaksanaan dan keberhasilan tugas suaminya dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Saya minta ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan untuk tetap mendukung suaminya dalam bekerja, damping suaminya dengan sebaik-baiknya, dukung kesuksesan suami, dan memperkuat ketahanan keluarga”, pintanya.
Pihaknya juga menyambut gembira diadakannya peringatan HUT ke-23 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Grobogan dengan tema “Membangun Perempuan Cerdas untuk Memperkuat Keluarga di Era Digital” ini. Mengacu pada tema tersebut, Sekda Moh. Sumarsono berharap Dharma Wanita Persatuan mampu meningkatkan peran ibu di dalam membangun keluarha sehingga terwujud keluarha yang tenteram, damai, dan sejahtera.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Grobogan, Ketua Dharma Wanita Persatuan dan segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita se-Kabupaten Grobogan.
(Kontributor: Protkompim— JSA)

Lebih lanjut, pihaknya meyakini, pendekatan STBM 5 pilar ini merupakan metode yang efektif dan efisien dalam upaya merubah perilaku masyarakat. Selain itu, menurutnya, pendekatan ini pun begitu cocok untuk diimplementasikan pada penanggulangan penyakit berbasis lingkungan hingga stunting.
Grobogan - Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes menutup Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II (Dua) dan III (Tiga) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan tahun 2022 di Pendapa Kabupaten Grobogan, Selasa (6/12/2022).
Wabup Bambang Pujiyanto berharap bekal pengetahuan dan perluasan wawasan serta pendalaman materi yang diperoleh selama mengikuti Latsar dapat meningkatkan komitmen, profesionalisme, pengabdian dan kompetensi CPNS. Sehingga ke depan, harapannya dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Grobogan.
Pihaknya mengingatkan bahwa selesainya Latsar bukan berarti selesainya tugas untuk belajar. Wabup Bambang Pujiyanto meminta agar minat dan semangat untuk belajar tidak boleh berhenti. Terlebih, dewasa ini tantangan yang muncul begitu kompleks sehingga membutuhkan suatu inovasi perubahan, terutama perubahan dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat.