- Read Time: 1 min
Grobogan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan baru-baru ini kembali menorehkan beragam prestasi yang membanggakan di bidang penyelenggaraan pelayanan publik. Hal tersebut ditunjukkan dengan skor Indeks Kepuasan Masyarakat (IPM) tahun 2022 sebesar 83,08. Kemudian mendapat predikat Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2022. Tak hanya itu, Ombudsman RI juga menganugerahi peringkat 1 (satu) nasional Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 kategori Pemerintah Kabupaten.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Reviu Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan di gedung Riptaloka Setda Grobogan, Senin (5/6/2023).
“Alhamdulillah, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2022 sudah melampui target RPJMD yaitu 83,08, yang perlu kita tingkatkan adalah intensitas surveinya, kalau kemarin hanya kita lakukan sekali dalam setahun, sekarang perlu kita lakukan per semester atau per triwulan tiap tahunnya”, ujar Sekda Sumarsono.
Lanjutnya, “Setiap tahun, Pemerintah Pusat melakukan monitoring dan evaluasi (red:pelayanan publik) melalui KemenPAN RB, Alhamdulillah hasil penilaian KemenPAN RB tahun lalu kita memperoleh predikat Pelayanan Prima.”
“Selain itu, beberapa waktu yang lalu, kita juga dinilai oleh Lembaga yang khusus mengawasi pelayanan publik yaitu Ombudsman RI, dan Alhamdulillah kita Peringkat satu Nasional kategori Kabupaten, ini berkat komitmen dan kerja keras kita bersama”, imbuhnya.
Sekda Sumarsono mengajak agar prestasi-prestasi yang diraih tersebut dapat terus dipertahankan. Karenanya, dirinya mengajak seluruh Perangkat Daerah mempersiapkan segala sesuatunya meningkat lebih baik guna semakin mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
“Kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk dapat memahami pentingnya pelayanan publik. Penilaian-penilaian kemarin hanya beberapa Unit Kerja yang menjadi lokus penilaian, tidak menutup kemungkinan, penilaian berikutnya yang menjadi lokus penilaian adalah unit kerja Bapak/Ibu sekalian. Jadi kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, yang terpenting adalah niatkan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, insyallah ketika memudahkan urusan orang, urusan kita akan dipermudah Allah SWT”, imbaunya.
Lebih lanjut, Sekda Sumarsono meminta setiap layanan harus disusun Standar Pelayanannya di unit kerjanya masing-masing. Pasalnya, sering kali masyarakat mengadu dan “memviralkan” di media sosial karena merasa tidak puas atas pelayanan publik yang diterima dikarenakan tidak adanya informasi Standar Pelayanan yang jelas dan tidak dipublikasikan kepada publik.
“Sering kali masyarakat mengadu dan ‘memviralkan’ di medsos karena merasa tidak puas atas pelayanan yang kita berikan, yang prosesnya lama lah, berbelit-belit lah, ada pungli dan sebagainya. Hal ini dikarenakan tidak adanya informasi Standar Pelayanan yang jelas dan tidak dipublikasikan, jangan hanya disimpan sebagai arsip saja. Oleh karena itu, saya minta, setiap layanan harus disusun Standar Pelayanannya di unit kerjanya masing-masing, silahkan dievaluasi dan di update, apakah masih relevan dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat saat ini”, tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Analis Kebijakan Ahli Muda Sub Bagian Pelayanan Publik Setda Provinsi Jawa Tengah Sri Zuliari, S.IP.,M.PA selaku narasumber, Asisten Administrasi Umum Sekda Grobogan Catur Suhantoro, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Grobogan, serta para peserta dari seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Grobogan.
(Protkompim— JSA)
Grobogan - Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila setiap tanggal 1 Juni tidak semata menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara maupun tujuan berbangsa, melainkan sebagai upaya pemaknaan dan internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai Pancasila, kata Bupati Sri Sumarni, dapat diamalkan dalam bentuk sederhana. Sikap saling menghargai, bekerja sama, dan saling menghormati, merupakan beragam pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang begitu mudah diamalkan.
Grobogan – Dalam rangka Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi, Tim Inspektorat Kabupaten Grobogan melakukan pendampingan ke Sekretariat Daerah Kab. Grobogan. Kedatangan Tim Inspektorat diterima langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Yuliana Mulyani, S.E., M.M., di Ruang Rapat JDIH lantai II Setda Grobogan pada Selasa (30/05).