- Read Time: 1 min
Grobogan – Dalam rangka Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi, Tim Inspektorat Kabupaten Grobogan melakukan pendampingan ke Sekretariat Daerah Kab. Grobogan. Kedatangan Tim Inspektorat diterima langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Yuliana Mulyani, S.E., M.M., di Ruang Rapat JDIH lantai II Setda Grobogan pada Selasa (30/05).
Grobogan - Bencana dapat terjadi dengan tiba-tiba hingga memberikan dampak yang merusak tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kepada masyarakat. Dalam situasi seperti ini, individu dengan disabilitas seringkali menjadi kelompok yang paling rentan terdampak dan membutuhkan perhatian dan dukungan khusus. Karenanya pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bagi disabilitas begitu penting dilakukan.
Pada kesempatan itu, Sekda Sumarsono menyampaikan dewasa ini inklusi mitigasi bencana mengalami peningkatan yang signifikan. Pemerintah bersama stakeholders lainnya semakin menyadari pentingnya inklusi dan perlindungan individu dengan disabilitas dalam perencanaan, respons, dan pemulihan bencana.
"Mari kita terus berkolaborasi, berbagi pengetahuan dan pengalaman, dan menjalin kemitraan yang kuat dalam rangka membangun keberdayaan individu dengan disabilitas dan menjaga agar mereka tetap aman dan terlindungi dalam menghadapi bencana", pungkasnya.
Grobogan - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Grobogan (Asisten II Sekda) Heru Dwi Cahyono, S.STP., M.Si meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Grobogan untuk semakin meningkatkan kinerja guna mencapai target Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.
Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemkab Grobogan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG), Tingkat Pembangunan Infrastruktur Daerah, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, Indeks Risiko Bencana, Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Reformasi Birokrasi, Persentase Obyek Pemajuan Kebudayaan, Cagar Budaya dan Kesenian Tradisional yang Dilestarikan, dan Rata-Rata capaian penurunan konflik sosial dan pelanggaran ketertiban umum.
Hal itu disampaikan Asisten II Sekda Heru Dwi Cahyono saat memberikan arahan kepada karyawan-karyawati di Lingkungan Setda, Bappeda, BPPKAD, dan Satpol PP Kabupaten Grobogan, Senin (29/05/2023).