- Admin Setda
- Read Time: 1 min
Gubug – Tanggul Sungai Tuntang kembali jebol. Minggu (9/3/2025) pagi, air meluap ke permukiman dan persawahan di tiga desa: Baturagung, Tambakan, dan Ringinkidul.

| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
|
1
|
2
|
3
|
4
| |||
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
|
12
|
13
|
14
|
15
|
16
|
17
|
18
|
|
19
|
20
|
21
|
22
|
23
|
24
|
25
|
|
26
|
27
|
28
|
29
|
30
| ||
Gubug – Tanggul Sungai Tuntang kembali jebol. Minggu (9/3/2025) pagi, air meluap ke permukiman dan persawahan di tiga desa: Baturagung, Tambakan, dan Ringinkidul.


Purwodadi - Ramadan adalah bulan kemuliaan, saat kepedulian tumbuh dan berbagi menjadi wujud nyata kebersamaan. Di Purwodadi, Sabtu (8/3/2025), Wakil Bupati Grobogan, H. Sugeng Prasetyo, S.E., M.M., menghadiri pendistribusian santunan yatim piatu dari PT Sukun Wartono Indonesia. Sebanyak 1.000 anak yatim menerima bantuan secara simbolis, dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian yang terus berlanjut bagi anak-anak yatim. "Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Grobogan, sangat bersyukur pada hari ini dapat bersilaturahim, berkumpul bersama dalam rangka pendistribusian program santunan yatim piatu dari Sukun Kudus di Kabupaten Grobogan tahun 1446 H/2025 M," ujarnya.
Bulan Ramadan, menurut beliau, bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga momentum untuk memuliakan mereka yang membutuhkan. "Anak yatim yang setiap menjelang hari raya kadang belum bisa membeli baju baru seperti saudara lainnya," tuturnya. Oleh karena itu, santunan ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang kurang beruntung.
Beliau juga mengingatkan bahwa berbagi kepada anak yatim adalah bentuk kebaikan yang berlipat ganda pahalanya. "Ketika kita mendermakan rezeki kita kepada anak-anak yatim ini, Insya Allah pahala kita akan dilipatgandakan," katanya. Tak hanya bagi penerima, beliau pun mendoakan para donatur agar diberikan keberkahan dalam usaha dan kehidupannya. "Semoga tambah berkah dan melimpah usahanya," ucapnya.
Di penghujung acara, Wakil Bupati turut mendoakan anak-anak yang menerima santunan agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia. "Semoga anak-anak kita sehat, saleh, salehah, semoga menjadi generasi yang insani, qurani, dan berakhlakul karimah," pungkasnya.
Program santunan ini merupakan agenda tahunan PT Sukun Wartono Indonesia yang digelar di 10 kota, dengan total penerima manfaat mencapai 10.000 anak yatim. Kegiatan berlangsung sejak Selasa (4/3/2025) hingga Kamis (13/3/2025), dengan penyerahan santunan berupa uang tunai yang disalurkan melalui NU Care Lazisnu dan Lazismu Muhammadiyah.
Ramadan adalah pengingat bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi juga tentang seberapa banyak yang bisa kita berikan. Di tengah keterbatasan, kepedulian menjelma menjadi harapan. Setiap uluran tangan membawa keberkahan, menjadikan dunia lebih hangat dalam kasih sayang. (jsa)

Jakarta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan bergerak cepat menangani dampak kebakaran Pasar Gubug yang terjadi pada 4 November 2024. Berbagai langkah dilakukan untuk memastikan pedagang dapat kembali beraktivitas dan pemulihan berjalan efektif.
Sebagai langkah percepatan, Bupati Grobogan Setyo Hadi, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. menggelar audiensi di Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU. Rombongan yang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Dr. Ir. Maulidya Indah Junica, M.Sc., di Jakarta.
Dalam pertemuan ini, Pemkab Grobogan memaparkan rencana percepatan pembangunan Pasar Gubug, termasuk rancangan teknis, rencana anggaran, dan legalitas lahan. Pemerintah daerah juga menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan serta dukungan yang dibutuhkan agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
Sembari menunggu proses pembangunan pasar baru, Pemkab Grobogan telah menyiapkan Pasar Darurat sebagai solusi sementara. Dengan alokasi anggaran Rp 2,5 miliar dari Dana Tidak Terduga (DTT), pasar ini mampu menampung 841 pedagang dengan fasilitas 707 los, 45 kios, dan 89 dasaran. Langkah ini diambil agar roda ekonomi tetap berputar dan pedagang bisa kembali berjualan.
Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada aspek pemulihan ekonomi pedagang. Pemkab Grobogan berkoordinasi dengan perbankan untuk memberikan relaksasi kredit serta skema pinjaman lunak bagi pedagang terdampak. Berbagai bentuk bantuan dari banyak pihak pun mengalir, menunjukkan kepedulian bersama terhadap pemulihan Pasar Gubug.
Percepatan pembangunan membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat agar segera terwujud. Melalui audiensi ini, Pemkab Grobogan berharap sinergi yang terjalin dapat menghadirkan pasar yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi pedagang serta kembali menjadi pusat perekonomian masyarakat. (jsa)
Page 69 of 340
Hari Ini 8061
Kemarin 23637
Minggu Ini 8061
Bulan Ini 99612
Seluruh 5644908
Currently are 1075 guests and no members online